Dasco Pimpin Rakor Bareng Pemerintah, Sepakati Solusi Harga Gas untuk Atasi PHK

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengadakan rapat koordinasi lintas lembaga untuk merespons sejumlah dinamika ekonomi, termasuk lonjakan harga gas industri yang dikhawatirkan memicu pemutusan hubungan kerja (PHK).

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah langkah mitigasi, salah satunya penurunan harga gas LNG bagi industri menjadi 13 dolar per MMBTU.

Rapat itu dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, dan sejumlah pejabat lainnya.

“Pada hari ini kami mengadakan rapat koordinasi untuk pertumbuhan ekonomi sekaligus juga rapat untuk mitigasi beberapa hal yang terjadi belakangan ini,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6).

Dasco mengatakan rapat tersebut untuk membahas kondisi pertumbuhan ekonomi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.

“Rapat koordinasi hari ini dihadiri oleh Dewan Ekonomi Nasional, yang tadi sudah memberikan paparan tentang pertumbuhan ekonomi dan masukan-masukan lain,” kata Dasco.

“Yang kemudian rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, dari Kementerian Keuangan, dan kemudian dari pimpinan DPR, serta anggota Komisi 11, serta dari Kementerian ESDM beserta Pertamina dan Pertagas. Yang pada hari ini juga sudah menyampaikan beberapa solusi tentang beberapa hal yang belakangan ini kemudian terjadi,” lanjutnya.

Mereka pun menjabarkan satu per satu hasil dari rapat tersebut. Mulai dari Deputi Gubernur Bank Indonesia hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Bahlil memaparkan bahwa pemerintah menerima banyak aspirasi dari pelaku industri, khususnya sektor keramik, serta Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), terkait lonjakan harga gas industri dalam sekitar 10 hari terakhir.

Pemerintah bersama DPR pun langsung menyusun langkah penanganan agar industri tetap beroperasi dan lapangan kerja tidak terdampak.

Bahlil mengatakan, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akhirnya memutuskan menurunkan harga LNG industri menjadi 13 dolar per MMBTU, lebih rendah dibanding harga pasar yang mencapai 20 hingga 23 dolar per MMBTU.

“Atas dasar arahan Bapak Presiden, Bapak Presiden berkepentingan betul untuk menjaga industri dan lapangan pekerjaan, maka kami diperintahkan, masukan dari industri itu kurang lebih sekitar 15 sampai 16 sen 16 dolar per MM. Tapi setelah kita menghitung dan kami sudah lapor kepada Bapak Presiden diturunkan menjadi 13 dolar per MM. Jadi dari 20 sampai 23 dolar per MM, sekarang diturunkan menjadi 13,” ujar Bahlil.

Menanggapi keputusan tersebut, Dasco menyebut langkah pemerintah menjadi kabar baik bagi dunia usaha dan kalangan pekerja karena diharapkan dapat mencegah gelombang PHK akibat tingginya biaya energi.

“Terima kasih Pak Bahlil, ini kabar gembira bagi kalangan industri maupun teman-teman dari serikat pekerja yang kemarin mengeluhkan dampak dari harga gas yang naik, gas industri yang naik bisa kemudian menyebabkan PHK,” pungkas Dasco.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Terhenti di Perempat Final Kejuaraan Asia Junior 2026, Fokus Bidik Medali Perorangan
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang, Argentina vs Tanjung Verde
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Nasib Sidang Praperadilan Roy Suryo Terkait Penggeledahan dan Penangkapan Diputuskan 7 Juli
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Menjadi Rp2,645 Juta per Gram
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Kemenhub: Perpanjangan LRT Jabodebek ke Bogor Masih Tahap Kajian
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.