Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik dan tudingan tak berdasar terhadap kandidat Partai Demokrat untuk jabatan wali kota Washington, DC, Janeese Lewis George.
Dikutip dari Yeni Safak, Senin, 29 Juni 2026, Trump menuduh George menganut paham komunis dan menilai agenda kebijakannya dapat mengancam keamanan ibu kota AS.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social menjelang pemilihan wali kota Washington, DC, yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Dalam unggahannya, Trump mengklaim George mendukung sejumlah kebijakan, seperti pengurangan populasi narapidana, perluasan kebijakan kota suaka (sanctuary city), penolakan terhadap Immigration and Customs Enforcement (ICE), pengembalian sistem jaminan tanpa uang tunai (cashless bail), pengurangan pendanaan kepolisian, serta penolakan terhadap berbagai kebijakan pemberantasan kejahatan.
Menurut Trump, kebijakan-kebijakan tersebut berpotensi melemahkan keamanan publik dan menghapus berbagai kemajuan yang telah dicapai Washington, DC, dalam menekan angka kriminalitas.
George sebelumnya memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk pencalonan wali kota Washington, DC. Kemenangan itu menjadikannya kandidat unggulan untuk menggantikan Wali Kota Muriel Bowser pada pemilihan umum November, mengingat basis pemilih Demokrat yang kuat di ibu kota AS.
Trump menegaskan pemerintahannya tidak akan membiarkan Washington, DC, mengalami kemunduran. Ia juga menyatakan berencana bertemu dengan George.
Dalam pernyataannya, Trump kembali menegaskan bahwa Washington, DC, telah menjadi kota yang lebih aman berkat berbagai upaya penurunan angka kejahatan dan pembaruan kawasan perkotaan.
Baca juga: Trump Tunjuk Lance Schroyer sebagai Direktur ICE, Fokus Percepat Deportasi Imigran




