Gagal di Piala Dunia 2026, Presiden Korea Selatan Perintahkan Investigasi Timnas

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memerintahkan investigasi menyeluruh atas kegagalan tim nasional negaranya di Piala Dunia 2026 yang tersingkir pada fase grup. Di saat yang sama, pelatih kepala Hong Myung-bo memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.

Perintah tersebut disampaikan Lee setelah Korea Selatan gagal memenuhi ekspektasi publik pada turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pemerintah menilai hasil tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh mengingat besarnya dukungan negara terhadap pengembangan sepak bola nasional.

Lee mengaku kecewa dengan hasil yang diraih tim nasional Korea Selatan. Sebagai mantan manajer kehormatan klub sepak bola profesional sekaligus pendukung fanatik tim nasional, dia menilai kegagalan tersebut mencerminkan persoalan dalam tata kelola organisasi dan proses penunjukan pejabat yang tidak mengedepankan kompetensi.

"Akhirnya, ini kembali membuktikan bahwa penempatan orang yang tepat adalah segalanya. Ketika favoritisme dan kedekatan lebih diutamakan daripada kompetensi dalam memilih pemimpin, hasilnya dapat diprediksi seperti api yang membakar kertas," tulis Lee melalui akun X resminya.

Menurut Lee, kegagalan lolos ke fase gugur bukan semata persoalan teknis di lapangan, melainkan juga kegagalan organisasi dan manajemen. Dia menilai sistem pengawasan dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi olahraga perlu diperkuat agar proses pengambilan keputusan berlangsung secara transparan dan objektif.

최휘영 장관님과 관련 공무원 여러분 애쓰셨습니다.

저도 전임 명예 프로축구단장이자 심정적 붉은악마로서 예상밖 결과에 당황을 넘어 황당함을 느낍니다.

결국 인사가 만사임이 다시 한번 증명됐습니다. 능력보다 네편내편을 더 중시해 무능한 사람을 지휘관으로 선발하면 결과는 불보듯… https://t.co/wNwtKlo1qY

— 이재명 (@Jaemyung_Lee) June 28, 2026

Karena itu, Lee meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata menyelidiki secara menyeluruh penyebab tersingkirnya Korea Selatan, termasuk menganalisis akar persoalan dan menyusun langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga

  • Pelatih Hong Myung-bo Mundur usai Korea Selatan Tersingkir di Fase Grup Piala Dunia 2026
  • Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Didominasi Wakil Eropa dan Afrika

"Mengingat dana publik dan sumber daya negara dalam jumlah besar telah diinvestasikan untuk partisipasi di Piala Dunia, saya meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengungkap secara cermat penyebab kejadian ini, menganalisis akar masalahnya, serta menyusun langkah-langkah pencegahan dan perbaikan secara menyeluruh," tulisnya.

Lee juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegagalan tersebut. Dia menegaskan pemerintah akan segera mendorong reformasi tata kelola olahraga agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

"Saya sungguh meminta maaf karena telah menimbulkan kekecewaan yang begitu besar kepada masyarakat. Kami akan segera mendorong reformasi tata kelola olahraga agar hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi," ujarnya.

Di tengah tekanan tersebut, Hong Myung-bo mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala tim nasional Korea Selatan. Mantan kapten tim nasional itu mengaku bertanggung jawab penuh atas hasil yang diraih skuad Taegeuk Warriors di Piala Dunia 2026.

"Saya menerima tanggung jawab penuh atas hasil ini. Saya meminta maaf kepada para pendukung yang selalu memberikan dukungan tanpa henti," ujar Hong.

Hong mengatakan keputusan mundur diambil demi memberikan kesempatan kepada Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) memulai proses pembenahan dengan kepemimpinan baru.

Korea Selatan datang ke Piala Dunia 2026 dengan target lolos ke babak 16 besar. Namun, mereka gagal melewati fase grup setelah hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan.

Hasil tersebut memicu kritik luas dari publik dan media Korea Selatan terhadap performa tim, strategi permainan, hingga tata kelola Federasi Sepak Bola Korea Selatan.

Federasi menyatakan akan bekerja sama penuh dengan pemerintah dalam proses investigasi sekaligus segera memulai pencarian pelatih kepala baru untuk mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPKH Buka Rekrutmen Pegawai 2026, Simak Syarat, Formasi, dan Cara Daftarnya
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Beras SPHP Subsidi Pemerintah Belum Optimal Sasar Sektor Informal
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Profil dan Rekam Jejak Wasit Asal Oman Ahmed Al Kaf, Wasit Kontroversi yang Didepak FIFA Kini Sibuk di Kegiatan Amal
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Terpilih Pimpin TP Sriwijaya, Sultan B. Najamudin Dorong Kemajuan Sumbagsel
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.