Katanya Tak Ganggu Pemimpin, Prabowo Pernah Tolak Hasil Pilpres Jokowi

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut dirinya tidak pernah mengganggu pemimpin terpilih meski empat kali kalah dalam Pilpres.

Ardianto mengingatkan bahwa pada Selasa (21/5/2019), Prabowo justru menolak hasil Pilpres 2019 yang dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo–Ma’ruf Amin, dengan alasan penuh kecurangan.

"Terus ini apa???," tulis Ardianto di akun X pribadinya, dikutip Senin (29/6).

Dalam jumpa pers bersama cawapres Sandiaga Uno di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Prabowo saat itu menegaskan pihaknya menolak hasil penghitungan suara Pilpres yang diumumkan KPU.

"Kami pihak paslon 02 menolak semua hasil penghitungan suara pilpres yang diumumkan KPU pada tanggal 21 Mei 2019 dini hari tadi. Di samping itu, pihak paslon 02 juga merasa pengumuman rekapitulasi hasil tersebut dilaksanakan pada waktu yang janggal di luar kebiasaan," ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya pada Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains dan Teknologi Indonesia di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026), Prabowo menegaskan dirinya tidak pernah mengganggu pemimpin yang berkuasa meski berkali-kali kalah dalam Pilpres.

Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik, menghormati mandat rakyat, dan mengutamakan kepentingan bangsa.

Baca Juga: Pemerintah Bentuk Badan Baru, Prabowo Jadi Ketua Langsung

"Saya maju ke rakyat lima kali minta mandat. Empat kali tidak diberi mandat. Empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat," ujar Prabowo.

"Apa kita mau gaduh, habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut, yang kalah ribut. Kapan kita mau menuju kesejahteraan untuk rakyat kita?," imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Pertandingan Piala Dunia: Kanada Melangkah ke 16 Besar
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komnas HAM: Praktik Penyiksaan Masih Marak, Terima 151 Aduan dalam Dua Tahun
• 39 menit laluokezone.com
thumb
Mendes PDT Siapkan Program Afirmasi untuk Kembangkan Desa Wisata Terintegrasi di Kawasan Pantai Banten
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Truk Lepas Kendali di Lampu Merah Unisma Bekasi: Korban Bergelimpangan, 1 Tewas
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Ratusan Peternak Gelar Demo Anjloknya Harga Telur di DPRD Jatim
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.