Hobi Makan Manis? Ini 5 Dampak Buruk Konsumsi Gula Berlebihan-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Makanan dan minuman manis telah lama menjadi favorit banyak orang, terutama di kalangan anak muda. Meski terasa nikmat, konsumsi gula secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan. Pada dasarnya, tubuh memperoleh asupan gula dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Jika jumlahnya berlebihan, gula akan disimpan sebagai cadangan kalori yang lama-kelamaan berubah menjadi lemak.
 

Baca Juga :

Polusi Udara di Indonesia Masih Tinggi, Ini Dampak Seriusnya bagi Tubuh-Tips Kesehatan
  Dampak Konsumsi Gula Berlebihan bagi Kesehatan Berikut sejumlah dampak konsumsi gula berlebihan bagi kesehatan tubuh, dikutip dari laman Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). 1. Diabetes Melitus Tipe 2 Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Kondisi ini membuat kerja insulin menjadi lebih berat sehingga meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memicu diabetes melitus tipe 2. 2. Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) Gula yang masuk ke dalam tubuh akan dipecah menjadi glukosa dan fruktosa. Jika dikonsumsi secara berlebihan, fruktosa dapat memicu penumpukan lemak di hati sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit hati berlemak nonalkohol atau Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD). 3. Gigi Berlubang Sisa makanan manis dan karbohidrat di dalam mulut akan diolah oleh bakteri menjadi asam. Asam tersebut dapat mengikis lapisan enamel gigi sehingga meningkatkan risiko gigi berlubang atau karies. 4. Obesitas Kelebihan gula yang disimpan sebagai lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Selain itu, konsumsi gula berlebihan juga dapat memengaruhi sinyal rasa kenyang di otak sehingga seseorang cenderung terus merasa lapar dan makan lebih banyak. Kondisi ini meningkatkan risiko obesitas. 5. Penyakit Jantung Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan kadar trigliserida, menaikkan tekanan darah, serta memicu peradangan kronis. Berbagai kondisi tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit jantung. Risiko tersebut juga semakin besar apabila disertai kelebihan berat badan atau obesitas.
 

Baca Juga :

Sering Minum Kopi? Waspadai Gejala Kelebihan Kafein Ini-Tips Kesehatan


Nah, mengonsumsi makanan atau minuman manis sesekali tentu tidak menjadi masalah. Namun, menjaga asupan gula tetap sesuai kebutuhan harian merupakan langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit kronis dan menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Odetta Aisha Amrullah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026: Momentum Dongkrak Ekonomi dan Rebranding Citra Kota
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Rano: HUT Jakarta momentum perkuat budaya tertib
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Ronaldo Menjerit Gajinya 3 Bulan Belum Dibayar
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Paksa Anak Hamil 5 Bulan untuk Aborsi, Ibu di Bojonegoro Ditangkap
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pixar Umumkan Film Pendek “Loving Dory”, Dory Jatuh Hati pada Kantong Plastik
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.