Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah.
Hal itu diutarakannya acara Penandatanganan Komitmen Penyerahan Hibah Tanah oleh PT Lippo Cikarang Tbk. kepada Pemerintah Republik Indonesia, yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Purbaya pun menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Kami ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitmen seluruh pihak dalam mendukung salah satu agenda prioritas Asta Cita Presiden, yaitu program pembangunan dan renovasi 3 juta rumah,” kata Purbaya dalam keterangannya, Senin, 29 Juni 2026.
Purbaya juga mengapresiasi Grup Lippo, atas komitmennya menyerahkan lahan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan sinergi dan semangat gotong royong antara dunia usaha dan pemerintah, dalam mendukung pembangunan nasional.
“Komitmen ini merupakan wujud nyata sinergi dan semangat gotong royong antara dunia usaha dan pemerintah dalam membangun negeri,” ujarnya.
Purbaya menjelaskan, aset yang dihibahkan direncanakan untuk diserahkan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara, sebagai penyertaan modal negara untuk dikelola melalui proses bisnis yang sehat tanpa membebani APBN.
Dengan skema tersebut, manfaat aset diharapkan dapat dioptimalkan secara berkelanjutan guna mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian berbagai tahapan yang diperlukan, agar pemanfaatan lahan hibah tersebut dapat segera ditindaklanjuti. Kementerian Keuangan akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan proses berjalan secara cepat dan tepat.
“Setiap ada proyek yang menguntungkan masyarakat, negara, pasti akan kami percepat,” kata Purbaya.
Kementerian Keuangan bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Danantara Indonesia, dengan pengawasan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejaksaan Agung, akan bekerja secara cermat dan profesional untuk menuntaskan seluruh tahapan yang diperlukan.





