Terkini, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mematangkan berbagai persiapan untuk meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara dalam program Kabupaten/Kota Sehat. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Forum Kabupaten Sehat yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Senin, 29 Juni 2026.
Rapat yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini dibuka secara resmi oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir. Turut hadir Ketua Forum KKS sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulsel Hj. Salmawati, Kepala Bappeda Dr. H. Alfian Afandy Syam, kepala perangkat daerah terkait, serta para pemangku kepentingan.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa predikat Swasti Saba Wistara bukan sekadar pencapaian prestasi, melainkan bukti nyata keseriusan pemerintah menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Keberhasilan ini butuh sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah, forum, dunia usaha, hingga warga. Ini hasil kerja bersama, bukan kerja satu pihak saja,” ujar Paris Yasir.
Sementara itu, Kepala Bappeda Alfian Afandy melaporkan hasil evaluasi progres pengisian data pada sembilan tatanan indikator penilaian. Ia menyampaikan masih ada sejumlah indikator yang belum terisi secara optimal, padahal kelengkapan data menjadi syarat utama dalam penilaian.
Merespons hal tersebut, Bupati langsung melakukan pengecekan silang secara rinci terhadap setiap indikator dan instansi penanggung jawab. Ia menginstruksikan seluruh jajaran bekerja lebih serius, fokus, dan bergerak cepat melengkapi dokumen serta data pendukung sesuai jadwal yang ditetapkan.
“Kita harus optimis dan bekerja maksimal. Raihan Swasti Saba Wistara adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Melalui rapat ini, Pemkab Jeneponto berharap tercipta kesatuan persepsi dan koordinasi yang lebih baik guna memastikan seluruh syarat terpenuhi, sehingga target menjadi Kabupaten Sehat berpredikat Swasti Saba Wistara dapat tercapai.



