Dari Obat Tradisional ke Industri Farmasi, Jahe Merah Jahira Siap Angkat Nama Indonesia di Dunia

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah sempat menjadi salah satu tanaman herbal yang paling banyak dicari saat pandemi COVID-19, jahe merah kembali mencuri perhatian.

Kali ini, sorotan tertuju pada Jahira, varietas unggulan hasil pemuliaan nasional yang dinilai memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan jahe merah yang umum beredar di pasaran.

Rempah asli Indonesia tersebut sejak lama dikenal sebagai bahan alami untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, memberikan sensasi hangat, hingga membantu meredakan keluhan ringan seperti gejala masuk angin.

Kini, melalui inovasi berbasis riset, Jahira diproyeksikan menjadi komoditas strategis yang mampu memenuhi kebutuhan industri herbal modern sekaligus memperkuat daya saing biofarmaka nasional.

BACA JUGA:Dari Tradisi ke Standar Industri Obat Herbal Global : WHO-IRCH Apresiasi Ekosistem Jahe Merah Bintang Toedjoe

Varietas Unggulan dengan Kandungan Senyawa Aktif Lebih Tinggi

Kepala BRMP TROA (Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik) Kementerian Pertanian, Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D, menjelaskan bahwa kualitas jahe merah sangat dipengaruhi oleh asal benih dan varietas yang digunakan.

Menurutnya, informasi mengenai sumber benih menjadi faktor penting karena akan menentukan karakter morfologi tanaman sekaligus kadar komponen bioaktif yang dikandungnya.

Varietas Zingiber officinale var. rubrum klon Jahira dikembangkan melalui proses pemuliaan tanaman untuk memenuhi standar industri. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa Jahira memiliki kandungan gingerol dan shogaol lebih tinggi dibandingkan jahe merah biasa.

Kedua senyawa tersebut dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antiinflamasi, serta berpotensi membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Menghubungkan Warisan Herbal dengan Standar Ilmiah

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan biodiversitas terbesar di dunia, termasuk tanaman obat yang telah digunakan secara turun-temurun.

Namun selama ini, potensi tersebut belum sepenuhnya berkembang menjadi produk herbal yang mampu bersaing di pasar internasional karena masih terbatasnya standarisasi ilmiah.

Melalui kehadiran Jahira, Kementerian Pertanian berupaya menghadirkan varietas jahe merah yang memiliki kualitas seragam sehingga lebih mudah diadopsi oleh industri kesehatan modern.

Pengembangan ini diharapkan mampu menjadi penghubung antara pengetahuan tradisional masyarakat dengan kebutuhan pasar global yang kini semakin mengutamakan produk herbal berbasis riset.

Kaya Flavonoid dan Antioksidan

Salah satu keunggulan Jahira terletak pada konsistensi mutu rimpangnya.

Selain produktivitas yang tinggi, varietas ini juga memiliki kandungan flavonoid dan kapasitas antioksidan yang lebih baik.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rugikan Stasiun Televisi, AS Hapus Ratusan Situs Streaming Ilegal Piala Dunia 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Hong Myung-bo Resmi Mundur Usai Korea Selatan Gagal di Piala Dunia 2026
• 9 jam laluberitajatim.com
thumb
Dibongkar Istri Sah, Begini Kronologi Dugaan Perselingkuhan Pegawai Honorer dengan ASN di Kalimantan
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Diotaki Owner, Ini Peran 7 Tersangka Penyekap Karyawan Percetakan di Jakpus
• 3 jam laludetik.com
thumb
Alasan Tubuh Gerah Meski Cuaca Tidak Panas
• 15 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.