Awkarin Diperiksa 3 Jam dan Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Travel

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Selebgram Karin Novilda atau dikenal dengan nama Awkarin telah memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait kerja samanya dengan Hanania Travel yang terjerat kasus dugaan penggelapan dana, Senin (29/6/2026).

Mulanya Karin tiba di ruang penyidik Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pukul 16.30 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar tiga jam dengan 33 pertanyaan, Karin keluar didampingi tim kuasa hukumnya.

Baca juga: Motif Bos Percetakan di Senen Jakpus Pasung 3 Pegawai: Ingin Dapat Uang Ganti Rugi

“Pertanyaannya seputar mengenai bagaimana hubungan hukumnya antara Ibu Karin dengan PT Khazanah atau Hanania Group,” kata kuasa hukumnya, Asthasasta, ditemui usai pemeriksaan, Senin.

Dalam pemeriksaan tersebut, Karin juga menyerahkan uang saku yang diterimanya saat bekerja sama dengan Hanania Travel kepada penyidik. Uang itu selanjutnya akan disita sebagai barang bukti.

Baik Karin maupun Astha enggan mengungkap nominal uang yang dikembalikan.

“Kalau dari keterangan banyak influencer yang sudah diperiksa, nominalnya berbeda-beda. Jadi silakan ditanyakan kepada penyidik terkait uang saku yang diterima,” kata Astha.

Karin menjelaskan, kerja samanya dengan Hanania Travel berlangsung pada 2024. Seperti influencer lainnya, ia diberangkatkan umrah dan menerima uang saku.

Sebagai imbalannya, Karin diminta membagikan pengalamannya menggunakan jasa Hanania Travel melalui konten di Instagram.

Selama kerja sama tersebut, Karin mengunggah 12 konten yang terdiri dari sembilan foto dan tiga video Instagram Reels.

“Banyak dari media atau di media sosial yang mengira kalau kami baru bekerja sama baru-baru ini. Itu tidak benar, kami bekerja sama sekitar dua tahun yang lalu,” kata Karin.

Meski pernah bekerja sama dengan Hanania Travel, Karin menegaskan dirinya berpihak kepada para korban yang diperkirakan berjumlah sekitar 1.000 orang.

Baca juga: Dua Pelempar Bom Molotov ke Ibu Bonceng Anak di Jakut Ditangkap, Satu Masih Buron

Menurut dia, kehadirannya memenuhi panggilan penyidik merupakan bentuk dukungan terhadap proses hukum agar para korban segera mendapatkan keadilan.

“Kami di sini berada di pihak korban dan kami siap untuk mengawal ini,” tegas Karin.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebelumnya, sejumlah influencer lain juga telah menyerahkan uang saku yang mereka terima saat bekerja sama dengan Hanania Travel kepada penyidik, di antaranya Praz Teguh, Anwar Sanjaya, dan Davina Karamoy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Modal Asing Masuk US$9 Miliar
• 15 jam lalupantau.com
thumb
IAPI Gelar Sertifikasi CFI Batch ke-10 untuk Perkuat Kompetensi Akuntan Investigator di Indonesia
• 10 jam lalupantau.com
thumb
BULOG Tegaskan Penyerapan Gabah Petani Terus Berjalan, Serap 3,24 Juta Ton Beras hingga Juni 2026
• 15 jam laludisway.id
thumb
KPK Tegaskan Keabsahan Penahanan Asrul Tersangka Korupsi Kuota Haji
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.