Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan komitmen ini karena STBM menjadi salah satu indikator kota sehat sebagai salah satu parameter Kota Global.
"Semoga seluruh kolaborator senantiasa diberikan kemudahan. Menyongsong Jakarta memasuki usia lima abad, kita harus terus bersinergi dan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Rano dalam keterangan yang dikutip Senin, 29 Juni 2026.
Baca Juga :
Pemprov DKI Usulkan Perubahan Perda Pajak dan RetribusiHal ini diungkap Rano dalam agenda pemberian satu unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan Jakarta Barat. Pemberian tersebut diinisiasi Bank Jakarta, sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
Bergabungnya Kelurahan Tomang menurut Wagub Rano, kini menambah Panjang jumlah kelurahan yang berstatus STBM Komitmen di Jakarta yakni mencapai 194 Kelurahan atau 72,65 persen.
Capaian keberhasilan ini menurutnya merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak yang peduli kualitas hidup masyarakat. Rano memberikan apresiasinya kepada Bank Jakarta termasuk kepada seluruh kolaborator yang telah berpartisipasi.
Sementara itu Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengatakan deklarasi tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang sehat. Salah satu syarat untuk memperoleh status STBM ialah sedikitnya 500 kepala keluarga telah menggunakan fasilitas sanitasi yang memenuhi standar melalui program STBM atau mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo dalam keterangan tertulisnya menyebutkan Pemberian MCK Komunal ini merupakan wujud kepedulian Bank Jakarta dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Jakarta, khususnya di kawasan padat penduduk.
"Ini menjadi langkah Bank Jakarta untuk hadir meningkatkan kehidupan dan lingkungan Jakarta yang bermanfaat," ujar Agus.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Foto: Dok. Istimewa.
Melalui program tersebut, pihaknya meyakini dapat menciptakan kolaborasi antara pemerintah, sektor usaha, dan masyarakat. Hal tersebut menjadi fondasi penting.
"Dalam membangun Jakarta yang modern, sehat, dan berdaya saing," ujar Agus.
Ia menambahkan, dukungan Bank Jakarta terhadap program sanitasi masyarakat tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Jakarta dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi warga Jakarta.




