JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) kembali menggelar Run to IHCBS sebagai rangkaian menuju IHCBS 2026.
Kegiatan pre-event bagian kedua ini berlangsung pada 27 Juni 2026 di Greenbelt Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang.
Diikuti puluhan peserta dari berbagai asosiasi, komunitas, serta pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompleks, mulai dari transformasi kecerdasan buatan (AI), peningkatan produktivitas, hingga kebutuhan memperkuat daya saing tenaga kerja nasional.
Run to IHCBS mempertemukan berbagai elemen, mulai dari praktisi human capital, asosiasi profesi, pemimpin bisnis, akademisi, hingga komunitas yang memiliki visi bersama dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia menghadapi masa depan.
Ketua Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), Yunus Triyonggo menilai pengembangan SDM tidak dapat dilakukan oleh satu organisasi atau sektor secara mandiri.
"Tidak ada satu organisasi yang mampu menyiapkan masa depan tenaga kerja Indonesia sendirian. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, lintas asosiasi, dan lintas komunitas agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas," ujar Yunus Triyonggo.
Baca Juga: Purbaya ke Ketua Banggar: Serius Enggak Nih? saat Bahas Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun
Menurutnya, kerja sama yang kuat antarorganisasi menjadi fondasi penting untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia.
Dari Forum Diskusi Menjadi Gerakan Nasional
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah sesi khusus bertajuk "Beyond IHCBS: From Talk to Action".
Forum ini membahas transformasi IHCBS yang kini berkembang menjadi sebuah gerakan nasional dalam pengembangan human capital Indonesia.
Diskusi menyoroti berbagai langkah nyata yang telah dilakukan sepanjang 2025 hingga 2026, alasan transformasi IHCBS menjadi movement nasional, hingga kontribusinya dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
CEO OneGML sekaligus Founder QuBisa, Suwardi Luis menegaskan, IHCBS tidak hanya ingin menjadi ruang diskusi, tetapi juga mendorong lahirnya aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia kerja.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- human capital
- indonesia emas
- tenaga kerja
- transformasi digital
- kecerdasan buatan
- produktivitas kerja





