Kritikan Keras Biden ke Trump

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Washington -

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melancarkan kritik keras kepada Presiden AS Donald Trump. Biden menyebut Trump adalah sosok pecundang yang korup dan narsis.

Kritikan untuk Trump tersebut, seperti dilansir CNN dan Anadolu Agency, Senin (29/6/2026), disampaikan Biden sekitar dua tahun setelah keduanya terlibat perdebatan sengit dalam debat capres AS untuk pemilu 2024, yang berakhir dengan mundurnya Biden dari pencapresan.

Baca juga: Biden Kritik Keras Trump, Sebut Pecundang Korup yang Narsis

Saat berpidato dalam acara penggalangan dana untuk Partai Demokrat di Maryland pada Sabtu (27/6) malam, Biden melontarkan kritikan-kritikan tajam untuk penggantinya di Gedung Putih tersebut. Dia menggambarkan sosok Trump sebagai pemimpin yang angkuh dan korup.

"Bukan hanya proyek-proyek untuk memuaskan egonya, seperti merobohkan Sayap Timur Gedung Putih demi membangun ballroom, mencantumkan namanya di Kennedy Center, membangun gapura untuk menghormati dirinya sendiri, bahkan mempekerjakan tukang kolam renang pribadinya untuk memperbaiki kolam refleksi. Wah! Benar-benar pecundang," kata Biden saat berbicara di hadapan hadirin dalam acara yang digelar di sebuah kasino di Maryland tersebut.

Dalam pidato berdurasi 10 menit itu, Biden menyampaikan salah satu kritikan paling tajam yang pernah dia lontarkan terhadap Trump, sejak dia tidak lagi menjabat.

"Kolam refleksi itu mencerminkan sesuatu yang jauh lebih buruk daripada narsisme dan inkompetensi yang menjadi inti pemerintahan ini," sebutnya.

Donald Trump (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)

"Yaitu korupsi, korupsi yang dilakukan secara terang-terangan dan tanpa rasa malu. Korupsi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pemerintahan Amerika," ucap Presiden ke-46 AS tersebut.




(isa/isa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Macron: Prancis-Oman bekerja sama untuk de-eskalasi Timur Tengah
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Kejagung Optimistis Hakim Kabulkan Tuntutan 18 Tahun untuk Nadiem
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Pramono Targetkan LRT Jakarta Tembus Dukuh Atas pada 2028
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Film Tiongkok berdialek "Teochew" meraih popularitas di Asia Tenggara
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Sidang Praperadilan: Roy Suryo Minta Penggeledahan-Penangkapan Polisi Tak Sah
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.