Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan koreksinya pada perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026).
Pada perdagangan Senin (29/6/2026), IHSG ditutup melemah sebesar 1,28% atau 75,34 poin menuju 5.820,79. Indeks komposit hari ini dibuka pada level 5.932,02 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 5.942,77.
Tercatat, sebanyak 214 saham menguat, 449 saham turun, dan 149 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar mencapai Rp10.205,34 triliun.
Dari jajaran big caps, kenaikan dicatatkan oleh saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) sebesar 2,31% ke Rp1.770 dan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) tumbuh 1,23% menjadi Rp825 per saham.
Sebaliknya, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) terkoreksi 4,74% ke Rp1.710 per saham saham dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turut membukukan penurunan sebesar 4,48% ke Rp3.200.
Tim riset MNC Sekuritas mengatakan IHSG masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakan IHSG pun masih berada di bawah MA20-nya. Posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].
Baca Juga
- Menanti Titik Balik IHSG: Berburu Saham Murah di Paruh Kedua 2026
- Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 30 Juni 2026
- Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 29 Juni 2026
"Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (30/6/2026).
Adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek diperkirakan akan menguji level 5.837-5.845.
Menurut MNC Sekuritas, level support IHSG berada di 5.784 dan 5.594, sedangkan level resistance di 6.286 dan 6.459.
Berikut Ini sejumlah saham yang dapat diperhatikan untuk perdagangan hari ini menurut MNC Sekuritas:
BRIS - Buy on Weakness
BRIS terkoreksi 1,45% ke Rp1.705 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami memperkirakan posisi BRIS sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5.
- Buy on Weakness: Rp1.485–Rp1.630
- Target Price: Rp1.865, Rp1.980
- Stop Loss: di bawah Rp1.455
IMPC - Buy on Weakness
IMPC menguat 0,36% ke Rp1.375 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan posisi IMPC saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C) dari wave [A].
- Buy on Weakness: Rp980–Rp1.160
- Target Price: Rp1.735, Rp2.200
- Stop Loss: di bawah Rp905
INDY - Buy on Weakness
INDY menguat 2,71% ke Rp1.895 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi INDY sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C).
- Buy on Weakness: Rp1.650–Rp1.795
- Target Price: Rp2.290, Rp2.690
- Stop Loss: di bawah Rp1.560
SUPA - Trading Buy
SUPA menguat 5,83% ke Rp545 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan posisi SUPA sedang berada pada bagian dari awal wave (A).
- Trading Buy: Rp520–Rp540
- Target Price: Rp610, Rp685
- Stop Loss: di bawah Rp494
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





