Wall Street Merekah: Nasdaq Melonjak 2%, Dow Catat Rekor

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026, dipimpin reli saham teknologi dan layanan komunikasi setelah kedua sektor tersebut terkoreksi tajam pada pekan sebelumnya.

Sentimen pasar juga dipengaruhi perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Namun, meredanya kekhawatiran investor membuat perhatian kembali tertuju pada prospek kebijakan moneter dan data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pekan ini.

Dikutip dari Investing.com, Selasa, 30 Juni 2026, indeks S&P 500 naik 1,2 persen menjadi 7.439,26. Nasdaq Composite melonjak 2,1 persen ke level 25.820,14, sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat 0,6 persen dan ditutup pada rekor tertinggi 52.182,08.

"Hari ini tampaknya terjadi pemulihan, tetapi tidak meluas. Sektor teknologi dan layanan komunikasi pulih dari penurunan tajam pekan lalu, namun di balik itu pergerakan saham masih beragam," kata Chief Investment Officer dan Head of Market Strategy Truist, Keith Lerner.

Menurut dia, harga minyak memang bergerak naik, tetapi pelaku pasar belum melihat ketegangan geopolitik kembali ke level yang sempat terjadi sebelumnya.

Baca Juga :

BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Modal Rp30 Ribu Triliun dan 35 Juta Investor di 2030


(Ilustrasi. Foto: iStock) Saham teknologi berbalik menguat Saham sektor teknologi dan layanan komunikasi memimpin penguatan setelah pada pekan lalu terkoreksi lebih dari lima persen akibat aksi ambil untung pada saham-saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Perhatian investor masih tertuju pada perkembangan industri chip memori, khususnya Dynamic Random-Access Memory (DRAM) dan High Bandwidth Memory (HBM), yang menjadi komponen penting bagi pengembangan AI.

Di sisi lain, data Deutsche Bank menunjukkan dana berbasis teknologi mencatat arus keluar sebesar USD9,3 miliar pada pekan lalu, mencerminkan investor masih berhati-hati terhadap valuasi sektor teknologi. Alphabet hingga Palantir menguat Saham Alphabet naik 4,8 persen pada hari pertama perusahaan induk Google itu resmi masuk ke indeks Dow Jones Industrial Average menggantikan Verizon.

Sementara itu, Palantir Technologies menguat 2,5 persen setelah mengumumkan kerja sama strategis dengan Nvidia untuk mengembangkan model AI di lingkungan pemerintah yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

Saham Comcast juga naik 4,5 persen setelah perusahaan mengumumkan rencana pemisahan bisnis menjadi dua perusahaan publik yang berfokus pada layanan konektivitas dan bisnis media.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tabung CNG Setara LPG 3 Kg Mulai Diuji Juli 2026
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Tak Tinggal Diam, Bupati Bangkalan Desak Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan ASN di Bandara Juanda
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Mesir Tawarkan Solusi atas Lima Tuntutan Aksi ‘Indonesia Darurat’
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemenkeu dan Banggar DPR RI Sepakati Laporan Panja RAPBN 2027, Penyampaian Nota Keuangan Dijadwalkan Agustus
• 10 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.