Pemilik mobil, Kris, menyebutkan basis mobil yang dimiliki adalah Ceria tahun 2003. Kemudian dia melakukan modifikasi, tidak hanya sekadar tampilan saja, namun sampai ke area interior hingga mesin.
"Hampir semua (komponen) kami convert ke Mira. Jadi konsepnya tetap JDM, jadi enggak ada yang modifikasi karena memang produknya produk Daihatsu," ujar Kris di Alun-Alun Kota Depok Jawa Barat.
Dari segi tampilan, operasi plastik untuk mempermak tampilannya. Dia menggunakan bumper dan belakang, spoiler, hood scoop, sampai lampu-lampu milik Mira. Kemudian disiram dengan cat Carnival Yellow yang sangat menarik perhatian. Baca Juga:
Begini Cara Perpanjang Masa Berlaku STNK Tanpa KTP Pemilik Lama
Masuk ke dalam, panel instrumen Ceria diganti menjadi milik Mira. Begitu juga dengan setir kayu, jok, sampai instrument panel menggunakan milik mobil asli Jepang tersebut.
Performanya pun dikerek berkat penggunaan mesin Daihatsu Mira JB-JL Turbo DOHC 660 cc dipadukan transmisi otomatis. Begitu juga radiator menggunakan milik Hose Samco dan Blow off valve HKS SQV.
Kris mengungkapkan total biaya yang dikeluarkan untuk membangun mobil tersebut tembus Rp 100 juta, termasuk pembelian unit, komponen, dan biaya pengerjaan. Porsi biaya terbesar berasal dari mesin lengkap dengan turbo, radiator, transmisi dan perangkat pendukung lainnya.
“Paling mahal di mesinnya, kurang lebih Rp 40 jutaan sampai Rp 50 jutaan,” ucap Kris.
Bagaimana menurut Sobat Medcom, keren tidak mobil satu ini?
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





