Kuota MagangHub Angkatan II Naik Jadi 150 Ribu, Proses Seleksi Lebih Ketat

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kemenaker kembali menggelar program bagi lulusan perguruan tinggi, di mana kali ini kuota MagangHub angkatan II naik jadi 150 ribu peserta.

Jumlah peserta Maganghub Angkatan II dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini naik dari 100 menjadi 150 peserta sehingga membuka lebih luas kesempatan.

Program Maganghub ini merupakan kesempatan lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja sekaligus mempercepat transisi mereka ke dunia kerja.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa peningkatan kuota tersebut merupakan tindak lanjut atas evaluasi pelaksanaan angkatan pertama yang menunjukkan hasil positif dalam mendukung penyerapan tenaga kerja. 

BACA JUGA:100 Ribu Peserta Ikut Magang Nasional 2025, Seskab Sebut 30 Persen Langsung Bekerja

"Penambahan kuota ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja," ucap Yassierli kepada media di Jakarta, pada Senin (29/06).

Lebih lanjut, Yassierli juga menambahkan bahwa selain meningkatkan jumlah peserta, pemerintah juga memperkuat kualitas penyelenggaraan program. 

Nantinya, perusahaan, kementerian, dan lembaga terlebih dahulu menyampaikan kebutuhan posisi magang yang tersedia, sebelum nantinya Kementerian Ketenagakerjaan melakukan verifikasi untuk memastikan posisi tersebut sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan calon peserta.

"Pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan program agar manfaatnya semakin luas dan semakin mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri," ucap Yassierli.

BACA JUGA:Jaminan Karier Cerah untuk Peserta Magang Nasional, Mayoritas Lulus Kuliah Dapat Kerja

Proses Seleksi Diperketat

Di sisi lain, Yassierli juga menambahkan bahwa proses seleksi Maganghub Angkatan II ini juga akan lebih ketat jika dibandingkan dengan Angkatan sebelumnya.

Menurutnya, hal ini dilakukan agar peserta memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri serta memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan karier setelah menyelesaikan masa magang.

"Pemagangan merupakan salah satu program prioritas yang mendapat arahan langsung dari Presiden. Karena itu, kami terus melakukan penyempurnaan agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas," tutur Yassierli.

Selain memperoleh pengalaman kerja, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) juga akan mendapatkan fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. 

Fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat daya saing lulusan karena memiliki pengakuan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha dan industri.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Tito Apresiasi Komisi II DPR RI Dukung Penguatan Wilayah Perbatasan
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Preview Prancis vs Swedia: Potter Tahu Diri, Deschamps Ingatkan Waspada
• 4 jam laluharianfajar
thumb
B50: Antara Tujuan yang Dijanjikan dan Capaian yang Terbukti
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Di Tengah Ketidakpastian Global, Airlangga Pastikan Ekonomi RI Tetap Positif
• 21 jam laludetik.com
thumb
MK Tolak Uji Materi Soal Kompolnas, Ini Alasannya
• 21 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.