Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rusdi Ali Hanafia menilai peningkatan kinerja sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan transformasi dan penguatan tata kelola yang dijalankan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mulai memberikan hasil.
Rusdi mengatakan langkah konsolidasi dan transformasi di bawah kepemimpinan CEO Danantara Rosan P. Roeslani telah memberikan arah yang lebih jelas bagi pengelolaan investasi negara.
"Kami melihat Danantara di bawah kepemimpinan Bapak Rosan P. Roeslani telah menunjukkan arah yang jelas dalam memperkuat investasi nasional dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Ini patut diapresiasi karena hasilnya mulai terlihat nyata," kata Rusdi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Menurut dia, peningkatan kinerja sejumlah perusahaan pelat merah mencerminkan pengelolaan aset negara yang semakin profesional, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul data kinerja sejumlah BUMN yang mencatat pertumbuhan laba pada periode April 2025 hingga April 2026. Di antaranya Pertamina dengan laba meningkat menjadi Rp24,9 triliun, MIND ID Rp14,1 triliun, Bank Mandiri Rp21,3 triliun, BRI Rp21,2 triliun, serta Pupuk Indonesia Rp4,8 triliun.
Selain itu, beberapa BUMN yang sebelumnya membukukan kerugian dilaporkan berhasil mencatatkan laba, seperti Krakatau Steel, Kimia Farma, LEN Industri, Agrinas Pangan, Semen Indonesia, dan Danareksa.
Rusdi menilai capaian tersebut bukan sekadar tercermin dalam laporan keuangan, tetapi juga menunjukkan peningkatan produktivitas, efisiensi, dan daya saing perusahaan negara.
"Keberhasilan ini bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi menunjukkan bahwa transformasi yang dijalankan Danantara mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing BUMN. Pada akhirnya, manfaatnya akan dirasakan masyarakat melalui meningkatnya investasi, terbukanya lapangan kerja, dan bertambahnya kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara," ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, BUMN, dan Danantara menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global.
Rusdi juga mengajak generasi muda memanfaatkan momentum tersebut dengan terlibat dalam dunia usaha, inovasi, dan pengembangan industri nasional.




