Ribka: Pemerintah Pusat-Daerah Harus Bertanggung Jawab Atas Intimidasi dr Icha

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, mengecam keras dugaan intimidasi yang dialami oleh dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha oleh tiga oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU).

Ribka menyoroti lemahnya perlindungan terhadap tenaga kesehatan di Indonesia dan mendesak agar kasus ini diusut tuntas.

BACA JUGA: Dokter Icha

Menurut Ribka, insiden ini menjadi cermin buruknya perlindungan negara terhadap para dokter yang sedang menjalankan tugas pengabdiannya.

Dia menilai tidak ada alasan bagi siapa pun, terutama pejabat publik, untuk melakukan tindakan arogan yang dapat mengancam psikis tenaga medis.

BACA JUGA: Jokowi Injak Kepala Kerbau, Komarudin PDIP: Dia Sudah Masa Lalu

"Harusnya pemerintah pusat juga daerah ikut bertanggung jawab. Pemerintah harus melindungi. Dokter mengabdi kok malah diintimidasi," ujar Ribka dalam pernyataannya yang diterima pada Senin (29/6).

Lebih lanjut, politikus senior yang akrab disapa Ning itu menekankan bahwa tindakan intimidasi terhadap tenaga kesehatan merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi.

BACA JUGA: Ritual Injak Kepala Kerbau Dinilai Tak Tepat Dikaitkan dengan Tantangan kepada PDIP

Dia meminta agar para pelaku diberikan sanksi seberat-beratnya, baik secara hukum maupun kode etik, guna memberikan efek jera.

"Arogansi para pejabat seperti itu harus diberi sanksi seberat-beratnya," tegas Ribka.

Pernyataan Ribka ini merespons kasus yang menimpa dr. Icha, yang diduga mengalami intimidasi saat bertugas di RS Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026. Akibat insiden tersebut, dr. Icha dilaporkan mengalami depresi berat dan ditemukan meninggal dunia pada 26 Juni 2026.

Sejauh ini, tiga oknum anggota DPRD TTU yang diduga terlibat, yaitu Therensius Lazakar (Golkar), Norbertus Tubani (PKB), dan Veronika Lake (PDIP), telah diperiksa oleh Polres TTU. Proses etik oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU juga telah dimulai. Sementara itu, partai politik masing-masing, termasuk PDIP, Golkar, dan PKB, telah menyatakan akan memproses kadernya secara internal. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dokter Muda di NTT Akhiri Hidup Diduga Akibat Intimidasi, Ketua DPD RI Sultan Sampaikan Duka Cita Mendalam


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2.087 Penerima Bansos di Klaten Graduasi, Wamensos: Mereka Berdaya dan Mandiri
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Hari Ini Berpotensi Rebound ke 5.850-5.870, Perhatikan DSSA, CUAN, hingga MINA
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Danantara Bakal Integrasikan Sistem Pelaporan Pelanggaran BUMN ke KPK
• 23 jam lalumatamata.com
thumb
Ketum MUI harap pemerintah tegas tolak perilaku LGBT
• 36 menit laluantaranews.com
thumb
6 Fakta Ngeri Truk Seruduk Motor hingga Jatuh Korban Jiwa di Bekasi
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.