JAKARTA, KOMPAS.TV - Kakak ipar korban, Melanie Silvian, mengungkap informasi yang diterimanya langsung dari YTR selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Menurut Melanie, korban mulai menceritakan dugaan kekerasan yang dialaminya selama bersama tersangka Taufik Hidayat.
"Waktu pertama ya itu disiksa. Kalau salah disiksa, setelah harta dihabis dia disiksa. Penyiksaan itu mulai ada itu waktu harta dia sudah habis,” ungkapnya.
Melanie juga meluruskan informasi yang beredar mengenai awal pertemuan korban dengan tersangka. Ia menegaskan YTR tidak berkenalan dengan Taufik di sebuah konser.
Ternyata, setelah perayaan Idulfitri 2024, korban sempat memperkenalkan seorang laki-laki kepada keluarga yang belakangan diketahui sebagai tersangka.
Selama korban bersama tersangka, keluarga sempat percaya bahwa YTR dipindahkan bekerja ke wilayah Majalengka.
Namun beberapa bulan kemudian, keluarga mulai merasa curiga dan mengecek langsung ke tempat kerja korban.
Menurut Melanie, surat pengunduran diri korban justru diantar oleh tersangka. Tak hanya itu, Melanie mengaku menerima informasi bahwa sejumlah rekan kerja korban juga diduga pernah mendapat intimidasi dari tersangka.
Ia mencontohkan salah satu peristiwa ketika rekan kerja perempuan korban hanya mengingatkan agar YTR berhati-hati.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/JtQin-D3gVc
#kekerasandalamrumahtangga #perempuan #taufikhidayat
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- taufik hidayat
- ytr
- korban
- kekerasan
- dipo





