Kemenkeu Klarifikasi Video Hoaks Ajakan Daftar Dana Hibah Purbaya

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Penipuan melalui media sosial kian gencar, terutama seiring dengan perkembangan teknologi. Salah satunya beredarnya video hoaks yang mengatasnamakan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun memberikan klarifikasi. Melalui akun resmi Instagram @ppid.kemenkeu, Kemenkeu menjelaskan video yang beredar mengenai Purbaya menyatakan bahwa pengguna TikTok jangan lagi ada yang mengikuti bantuan dana hibah selain dari program pemerintah.

Klarifikasi tersebut juga dapat disampaikan melalui akun X, Facebook, dan website PPID Kemenkeu. Tak hanya itu, informasi juga disampaikan melalui akun Instagram @kemenkeu.prime serta Facebook Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME.

Selain itu, dalam video tersebut juga meminta untuk mendaftarkan diri melalui nomor 085752583863. “[Video tersebut] merupakan video hoaks deep fake,” demikian penjelasan Kemenkeu pada Selasa (30/6/2026).

Dalam tangkapan layar yang ditampilkan dalam akun Instagram @ppid.kemenkeu, terdapat narasi “Viral Hari Ini 29 Juni 2026 Buruan Daftar Sekarang Juga” dan menampilkan sosok Menkeu Purbaya. Tangkapan layar tersebut diberi label “HOAKS” dari Kemenkeu.

Akun yang menyebarkan video hoaks deep fake Menkeu Purbaya tersebut di TikTok yaitu akun purbayaaa.yudhiii. Saat diakses oleh Bisnis, video tersebut telah mendapatkan like sebanyak 770, dengan 352 komentar dan 327 share. Beberapa netizen memberikan komentar jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Pak saya sdh pensiun saya mau pak,” tulis akun TikTok Ly***.

Bukan kali ini saja nama Menkeu Purbaya dicatut dalam video palsu. Sebelumnya, tim Kemenkeu juga menemukan sejumlah video deep fake lain yang mengatasnamakan Menteri Keuangan. Modusnya beragam, mulai dari klaim pembukaan program bantuan dana hibah, pencarian 700 orang penerima bantuan, hingga narasi yang menyebut Menkeu akan membongkar kerugian sejumlah perusahaan BUMN seperti PLN, Garuda Indonesia, dan Pertamina.

Kemenkeu menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait kebijakan, program, maupun pengumuman pemerintah hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Kementerian Keuangan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap unggahan yang berasal dari sumber tidak jelas, terlebih jika disertai ajakan menghubungi nomor pribadi, mengirimkan data pribadi, atau melakukan transfer sejumlah uang.

"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya," tulis Kemenkeu.

Kemenkeu juga mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarluaskan suatu konten. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran hoaks yang dapat merugikan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dana SAL Rp281 T Masuk Bank BUMN, Ekonomi Optimistis Perang Bunga Reda
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Shirahama berusaha bangkit usai ditinggal panda ikonik penarik wisata
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Bukan Terkait Ruben Onsu, Ini Alasan Sarwendah Sambangi Polda Metro Jaksel
• 8 jam lalucumicumi.com
thumb
Profil dan Rekam Jejak Brigjen Arif Budiman, dari Sragen Hingga Bareskrim
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selamat Jalan, Kapten Indro: Dua Dekade Menjaga Perdamaian di Tesso Nilo
• 5 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.