Berkaca-kaca, Happy Salma Takjub Lihat Ketegaran Istri Nadiem Makarim: Dia Simbol Manusia yang Sangat Kuat

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Kehadiran Happy Salma di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026), tidak hanya untuk memberikan dukungan bagi Nadiem Makarim, tetapi juga untuk berdiri di samping sahabatnya, Franka Franklin. Di tengah proses hukum yang melelahkan selama hampir satu tahun, Happy mengaku sangat takjub melihat ketangguhan luar biasa yang ditunjukkan oleh istri mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) tersebut.

Bagi Happy, Franka bukan sekadar istri yang mendampingi suami, melainkan sosok yang mampu mengelola beban emosional yang sangat berat dengan kebesaran hati.

"Saya melihat Franka adalah wanita yang sangat setia. Dia punya iman yang cukup kuat dan kebesaran hati untuk introspeksi, untuk merangkul banyak kawan," ujar Happy Salma.

Happy menyebut Franka sebagai "simbol manusia" yang sejati. Di satu sisi, Franka harus mengasuh empat orang anak sembari tetap menjaga semangat suaminya yang sedang diterpa tuduhan berat.

"Saya melihat Franka adalah bisa seperti simbol manusia ya. Manusia yang memang bersikap seperti manusia. Ada saatnya dia rapuh, ada saatnya dia kuat, ada saatnya dia berjuang, ada saatnya dia merunduk," tutur Happy dengan mata berkaca-kaca.

Ia menambahkan bahwa peran Franka di balik layar jauh lebih berat daripada yang terlihat di publik.

"Di luar soal masalah kasus, ada urusan domestik, ada anak-anak di sana, ada ibu yang rapuh, ada yang putus harapan. Franka harus tetap tegar dan merawat semangat suaminya, itu buat saya tak terbayangkan," tuturnya.

Relakan Karier Demi Keluarga

Sebagai rekan kerja yang sudah bermitra selama hampir 10 tahun, Happy Salma tahu betul bagaimana Franka harus mengesampingkan banyak hal, termasuk pekerjaan, demi fokus pada keadilan sang suami dan kesejahteraan anak-anak mereka.

"Siapa pun mungkin tidak bisa membayangkan. Dia baru melahirkan saat itu, punya empat anak, sebagai perempuan yang bekerja juga. Kami bekerja bersama hampir 10 tahun, dan dia tinggalkan semua pekerjaan itu untuk fokus mendampingi suaminya," ungkap Happy.

Happy menekankan bahwa dalam situasi sesulit ini, kehadiran fisik dan dukungan tanpa menghakimi adalah hal yang paling dibutuhkan oleh Franka. Ia membawa pengalaman pribadinya saat menghadapi duka kehilangan orang tua untuk memahami betapa berartinya pelukan hangat bagi Franka saat ini.

 

"Kita betapa membutuhkan uluran tangan, pelukan hangat, dan tidak menghakimi, tetapi hadir. Hadir untuk dia. Itu yang bisa saya bayangkan bahwa dia hanya membutuhkan kehadiran kita," tutupnya.

Sebagai informasi, Nadiem Makarim terseret kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek periode 2020–2022. Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut pendiri Gojek hukuman penjara selama 18 tahun serta denda Rp1 miliar subsider 6 bulan atau 190 hari kurungan penjara jika tidak dibayarkan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amran Tawarkan 10.000 Ton Beras RI, Menteri Singapura Jawab Begini
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Banggar DPR Minta Pemerintah Reformasi Subsidi dan Kompensasi Energi Tepat Sasaran
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi
• 15 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Drama Belanda vs Maroko: Kemenangan Tinggal Menghitung Menit Sirna, Oranje Gagal Adu Penalti
• 10 jam laluharianfajar
thumb
OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Keuangan Berkelanjutan dan Perdagangan Karbon Nasional
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.