Perkuat Ekonomi Lokal, PLN UIP JBB Dukung Sentra UMKM Opak Singkong Desa Sodong

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, DISWAY.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) berkomitmen penuh dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, PLN UIP JBB memulai kolaborasi dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Opak Singkong Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, sebagai langkah awal memperkuat usaha berbasis potensi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

BACA JUGA:Enam Bulan Program Desa Berdaya, PLN UIP JBB Dorong Kemandirian Pertanian dan Lingkungan Desa Ketos

Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas KUBE Opak Singkong melalui penguatan sarana produksi, peningkatan kompetensi anggota kelompok, pendampingan usaha, hingga pengembangan kualitas dan pemasaran produk. Dengan dukungan tersebut, usaha opak singkong yang selama ini berkembang secara mandiri diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menjadi salah satu produk unggulan Desa Sodong.

Lebih dari sekadar pengembangan usaha, program ini juga diarahkan untuk menciptakan peluang kerja baru, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memberikan nilai tambah terhadap komoditas singkong yang selama ini menjadi salah satu potensi ekonomi desa.

Ketua KUBE Opak Singkong Desa Sodong, Sumarda, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama PLN menjadi momentum penting bagi kelompok usahanya untuk berkembang lebih baik. 

"Selama ini kami menjalankan usaha dengan berbagai keterbatasan, baik dari sisi peralatan maupun kapasitas produksi. Dukungan dari PLN menjadi harapan baru bagi kami untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak warga untuk ikut terlibat dalam usaha ini," ujar Sumarda.

BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta Tenor 1-5 Tahun, UMKM Cicil Berapa?

Kepala Desa Sodong, Dony Bambang Priyangga, mengapresiasi sinergi yang dibangun PLN bersama masyarakat desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. 

"Kami percaya penguatan UMKM menjadi salah satu kunci membangun ekonomi desa. Kehadiran PLN melalui Program TJSL ini menjadi bentuk kolaborasi yang sangat positif karena tidak hanya membantu mengembangkan usaha yang sudah ada, tetapi juga memperkuat kelembagaan masyarakat agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi warga Desa Sodong," ungkap Dony.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP JBB, Nur Akhsin, mengatakan bahwa pengembangan UMKM berbasis potensi lokal menjadi salah satu fokus perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. 

"Potensi yang dimiliki Desa Sodong sangat besar. Melalui program ini kami ingin mendorong agar usaha opak singkong tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih kuat melalui peningkatan kualitas, penguatan kelembagaan, dan perluasan akses pasar. Harapannya, manfaat program ini dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan menjadi penggerak ekonomi desa," jelas Nur Akhsin.

General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

"PLN meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang kami bangun, tetapi juga dari nilai tambah yang mampu kami hadirkan bagi masyarakat. Melalui Program TJSL ini, kami ingin memperkuat UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan peluang kerja yang lebih luas, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong lahirnya usaha-usaha yang mandiri dan berdaya saing. Inilah wujud komitmen PLN dalam mendukung tercapainya TPB 8 melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat," tutup Yasir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CSAP Tebar Dividen Rp4 per Saham, Ini Jadwal Pencairannya
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Miris! Sekolah Negeri di Tangsel Kekurangan Guru, Pegawai TU Ikut Ngajar di Kelas
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Ditopang Bisnis Hotel, Laba Arsy Buana (HAJJ) Tumbuh 198 Persen Jadi Rp90,76 Miliar
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Dubes RI: Sektor Prioritas Kerja Sama Indonesia dengan Korsel, Ada Pengembangan AI
• 4 jam lalunarasi.tv
thumb
Forum Dunia Bahas Ekonomi Islam, Akademisi Indonesia Dorong Keuangan Negara Tanpa Utang
• 12 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.