OJK: Kemenkeu, BI, Danantara pihak utama berpeluang miliki saham BEI

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Danantara Indonesia akan menjadi pihak pertama yang berkesempatan untuk menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

OJK saat ini tengah menyusun Peraturan OJK (POJK) demutualisasi, yang akan menjadi landasan perubahan struktur kelembagaan BEI dari sistem mutual menjadi demutual.

"Kalau dibaca di peraturan Undang-Undang No 4 Tahun 2026 (UU P2SK), itu kan ada keterwakilan negara melalui Bank Indonesia, Kementerian Keuangan dan Danantara. Nah, ini tentu menjadi pihak pertama yang berkesempatan untuk memiliki saham di bursa, lalu private deal diantara mereka,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Selasa.

Hasan menjelaskan, rancangan POJK demutualisasi pada tahap awal akan menetapkan ketentuan perubahan dari sistem mutual menjadi demutual terhadap BEI.

Dalam proses demutualisasi, Ia menyebut kemungkinan yang akan dilakukan yaitu private deal diantara Anggota Bursa (AB) yang ada, ditambah potensi adanya keterwakilan negara melalui tiga lembaga yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang (UU.

“Yang satu ingin jual, yang satu ingin beli diantara Anggota Bursa (AB) kami persilahkan, karena kan tidak lagi one share one food atau equal share portion-nya. Jadi, ke depan ini boleh saja ada satu Anggota Bursa punya sedikit, Anggota Bursa lain punya itu lebih banyak, itu dimungkinkan,” ujar Hasan.

Selanjutnya, ia mengatakan ke depan juga terbuka kemungkinan untuk mengundang partisipasi dari berbagai mitra strategis untuk menjadi pemegang saham BEI

“Jadi, tiga komponen ini yang mungkin di tahap awal kami lakukan. Sekali lagi dalam konteks belum IPO, tapi sudah demutualisasi. Sama seperti bursa lain, nanti demutualisasi itu adalah at the later stage,” ujar Hasan.

Pada tahap selanjutnya, ia menyebut apabila perkembangan demutualisasi BEI terbukti berjalan positif dan menghasilkan keuntungan yang stabil, maka tidak menutup kemungkinan OJK akan mengizinkan BEI untuk melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modalnya sendiri.

"Tentu kami akan buka kemungkinan nanti di depan, pengaturan untuk mengizinkan Bursa melakukan penawaran umum sahamnya kepada publik. Ada kompleksitas memang, seperti di negara lain, nanti kan Bursa mungkin akan listing di bursanya sendiri,” ujar Hasan.

Dalam kesempatan ini, Hasan menegaskan bahwa tetap ada pembatasan terkait kepemilikan mayoritas saham dari setiap pemilik baru BEI, untuk menghindari adanya dominasi mayoritas.

"Karena bursa ini kan penyelenggara infrastruktur pasar, yang tentu harus berimbang, kegiatannya tidak hanya bermotif bisnis semata, tapi juga harus meyakinkan public services-nya, peran Bursa-nya sebagai penyelenggara infrastruktur harusnya ke depannya,” ujar Hasan.

Sebagai informasi, Kemenkeu, BI, hingga Danantara dapat menjadi pemegang saham BEI, sebagaimana Pasal 8B ayat (1) Undang-Undang (UU) tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang perubahannya baru saja disahkan pada 4 Juni 2026.

Namun demikian, kepemilikan sejumlah lembaga negara tersebut tetap harus mempertahankan independensi BEI sebagai otoritas pasar modal Indonesia, sebagaimana tertuang pada Pasal 8B ayat (2).



Baca juga: POJK demutualisasi BEI ditargetkan tuntas tiga bulan ke depan

Baca juga: OJK serius sikapi peringatan MSCI soal risiko ke "frontier market"

Baca juga: IHSG ditutup melemah, pasar nantikan sentimen positif domestik-global


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Maybank Indonesia resmi jadi induk konglomerasi keuangan
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
KUIS: Siapa Karakter Avatar The Last Airbender yang Paling Cocok dengan Kepribadianmu?
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Selidiki Pungli MCK, Kejari Bekasi Geledah Kantor Disdagperin hingga Rumah Pejabat
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ledakan Misterius di Langit Lalu Gempa, Warga Kira Kiamat Tiba
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.