Liputan6.com, Palangka Raya - Komitmen pelestarian orangutan dan lingkungan di Kalimantan mendapat suntikan energi baru dari generasi muda. Sebanyak enam mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) berhasil terpilih sebagai penerima beasiswa Orangutan Caring Scholarship (OCS) 2026.
Para penerima program bantuan pendidikan ini berasal dari dua lini keilmuan yang krusial bagi masa depan hutan Kalimantan, yaitu Jurusan Kehutanan dan Jurusan Biologi. Program ini diinisiasi oleh Orangutan Republik Foundation (OURF) yang berkolaborasi dengan Yayasan Borneo Nature Indonesia (YBNI).
Advertisement
Ada yang unik dan spesial dalam gelaran OCS tahun ini. Pasalnya, rombongan turis dari Amerika Serikat dan Australia turut hadir menyaksikan langsung ke mana dedikasi dan bantuan finansial mereka disalurkan. Para donatur yang datang juga diajak untuk menikmati keindahan alam Kalimantan.
"Tahun ini lebih spesial karena ada rombongan turis dari Amerika Serikat dan Australia yang hadir menyaksikan penyerahan beasiswa. Mereka lihat sendiri, apa yang mereka berikan sudah diterima," ujar Chairman OURF Gary Saphiro, Senin 29 Juni 2026.
Gary berharap agar para mahasiswa ini tidak hanya fokus di dalam ruang kelas. Dengan pengetahuan tinggi, lanjut dia, mereka diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat lokal dan pembuat kebijakan dalam melindungi primata endemik Kalimantan tersebut.




