Jakarta, tvOnenews.com- Sakit flu singapura dalam bahasa medis disebut Hand, foot, and mouth disease (HFMD). Waspada karena 523 kasus suspek ditemukan di Sumatra Selatan.
Flu singapura secara umum atau sebagian besar dialami oleh anak-anak. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan jika penyakit ini dialami juga oleh orang dewasa loh.
Lantas, bagaimana gejala Flu Singapura? berikut penjelasannya dirangkum dari sumber resmi berbagai Rumah Sakit.
- dok.kolase tvOnenews.com / laman RSPI/youtube alodokter
Secara garis besar, gejala flu Singapura umumnya diawali dengan demam ringan, sakit tenggorokan, dan penurunan nafsu makan, yang kemudian diikuti oleh kemunculan sariawan nyeri di mulut.
Hati-hati pada flu Singapura karena sangat mudah menular, terutama pada bayi dan anak-anak di bawah usia 5 hingga 10 tahun. Walaupun demikian, orang dewasa dengan sistem imun yang lemah juga tetap bisa terinfeksi.
Melansir dari laman Mitra Keluarga bahwa menurut laporan Kementerian Kesehatan RI, kasus HFMD sering kali meningkat pesat di lingkungan sekolah atau tempat bermain anak.
Pasalnya, sifat penularannya yang sangat cepat lewat kontak langsung maupun droplet. Dengan itu, guna melindungi keluarga Anda, mari kenali urutan gejala awal hingga gejala khas flu Singapura di bawah ini.
Gejala Flu SingapuraDirangkum dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia, awalnya, gejala flu Singapura ditandai dengan gejala flu pada umumnya.
1. Gejala Awal
Demam
Penurunan nafsu makan
Nyeri badan
Nyeri tenggorokan
Sakit saat menelan
2. Gejala lanjutan (1-2 hari setelahnya):
Muncul bintik merah di ronga mulut yang pecah menjadi sariawan
Bintik merah di bagian kaki dan tangan
Bintik merah atau ruam di siku, lutut, bokong, dan sekitar area genital
Penyebab Flu SingapuraSehubungan dengan flu Singapura, ada penyebab flu Singapura yang jarang dipahami orang tua. Ternyata karena infeksi virus dari genus enterovirus, yang meliputi coxsackievirus A16 dan enterovirus 71.
Diketahui, infeksi dari enterovirus akan menyebabkan gejala gangguan kesehatan yang ditandai dengan flu biasa.
Perlu tahu, orang dengan sistem kekebalan lemah, gejalanya bisa lebih parah. Hal inilah yang membuat anak-anak lebih rentan terinfeksi flu Singapura.(klw)




