Komisi X DPR: Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Ideal, Idealnya Rp7-8 Triliun

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai jumlah anggaran riset yang mencapai Rp4 Triliun belum ideal.

Sebab, kata dia, riset tersebut meliputi berbagai sektor. Sehingga, harus tepat sasaran.

BACA JUGA:Polda Metro Ungkap 2.216 Kasus Pencurian hingga Juni 2026: Amankan 1.825 Motor dan Bekuk 2.054 Tersangka

"Kalau perhitungan kami belum ideal sebenarnya, karena riset ini tidak sedikit, riset ini juga meliputi banyak sektor, kemudian ya tentu di dalam perencanaannya yang memang harus betul-betul tepat sasaran. Tujuannya juga harus betul-betul sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pemerintah," kata Lalu di DPR RI, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia mewanti-wanti agar hasil riset tersebut hanya sekadar masuk ke perpustakaan. Namun, riset tersebut harus dipikirkan terlebih dahulu.

"Jangan sampai hasil riset ini hanya sekadar jurnal, hanya sekadar masuk ke perpustakaan, tetapi aplikasinya yang harus kita pikirkan terlebih dahulu," sambungnya.

BACA JUGA:Cara Mudah Urus BPJS Kesehatan Tanpa Antre Datang ke Kantor, Cukup Lewat Layanan VIOLA

Menurutnya, anggaran riset yang ideal tersebut harusnya mencapai Rp7-Rp8 Triliun. Namun, ia menekankan hal itu sesuai dengan kondisi fiskal Indonesia.

"Idealnya sekitar 7 sampai 8 triliun. Tetapi lagi-lagi kita melihat kondisi fiskal kita. Kalau 2026 okelah 4 triliun, tetapi 2027 kami berharap bisa naik, bisa nambah, bahkan lebih dari 7 sampai 8 triliunlah," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menambahkan anggaran untuk riset nasional hingga mencapai Rp 4 Triliun.

BACA JUGA:IBL 2026 Makin Sengit! Erick Thohir: Kompetisi Sehat Kunci Lahirnya Bintang Basket Indonesia

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem riset yang berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan strategis nasional.

"Pak Prabowo sudah memberikan petunjuk untuk menambah anggaran riset kita sampai di angka Rp4 triliun," kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan di JCC, Minggu, 28 Juni 2026.

Menurut dia, tindak lanjut penguatan riset nasional kini dilakukan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Prasetyo menjelaskan pemerintah saat ini tengah menyatukan berbagai program riset ke dalam satu peta jalan atau grand design nasional.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aaliyah Massaid Tanggapi Kritik Main Ponsel Saat Thariq Halilintar Buka Kado Sang Anak
• 10 jam lalucumicumi.com
thumb
Tim Kuat Berguguran! Inilah 4 Negara yang Angkat Koper di Piala Dunia 2026, Ada Jepang hingga Belanda
• 10 jam lalugrid.id
thumb
14 Film Indonesia 2026 dengan 1 Juta Lebih Penonton, Terbaru Jangan Buang Ibu
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Nadiem Makarim Ngaku Nggak Punya Uang Buat Bayar Uang Pengganti Rp809 Miliar
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
JK Sebut PMI Kerahkan 400 Mobil Tangki Air Hadapi Dampak Ekstrem El Nino
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.