KOMPAS.TV – Serangan udara Israel menghancurkan puluhan tenda yang menjadi tempat berlindung keluarga-keluarga pengungsi Palestina di kawasan Al-Mawasi, sebelah barat Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan. Serangan yang terjadi pada Minggu malam itu memaksa puluhan keluarga, termasuk perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas, menghabiskan malam di ruang terbuka.
Sejumlah tenda dilaporkan terbakar akibat serangan tersebut. Insiden ini menjadi bagian dari rangkaian serangan di Gaza bagian tengah dan selatan yang pada hari yang sama menewaskan sedikitnya delapan orang.
Menurut Rumah Sakit Nasser, salah satu korban tewas adalah seorang perempuan bersama bayinya dalam serangan yang terjadi di kawasan Al-Mawasi.
Seorang pengungsi, Mohammad Abu Khater, mengatakan serangan terjadi sekitar 15 menit setelah seorang perwira militer Israel menghubungi warga melalui telepon dan memerintahkan mereka meninggalkan lokasi. Namun, waktu yang diberikan dinilai tidak cukup untuk menyelamatkan seluruh harta benda maupun tempat tinggal darurat mereka.
Akibat serangan tersebut, banyak keluarga kehilangan tenda yang selama ini menjadi tempat berlindung. Warga menyebut kondisi yang mereka alami sebagai bencana kemanusiaan di tengah konflik yang masih berlangsung di Jalur Gaza.
Sementara itu, Wisal Abu Khater, salah seorang pengungsi, mengkritik negara-negara Arab yang menurutnya belum memberikan respons yang memadai terhadap penderitaan warga Gaza, di tengah terus berlanjutnya konflik dan jatuhnya korban sipil.
#Gaza #Palestina #Israel #KhanYounis #AlMawasi #KonflikGaza #SeranganUdara #BeritaDunia #TimurTengah #KompasTV
Baca Juga: Israel Gempur Lebanon Selatan dan Jalur Gaza, Klaim Targetkan Hizbullah dan Hamas | BERUT
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- perang
- gaza
- israel
- pengungsi
- kematian





