REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Manajemen Shell Indonesia resmi mengumumkan penurunan harga solar Shell atau bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoil. Harga terbaru ini berlaku mulai 1 Juli 2026, turun signifikan dari bulan sebelumnya.
Melalui laman resminya yang diakses di Jakarta, Rabu, Shell Indonesia mengumumkan bahwa Shell V-Power Diesel kini dibanderol seharga Rp21.340 per liter. Harga ini mengalami penurunan dari Rp24.490 per liter pada Juni 2026. Produk ini tersedia di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Fluktuasi harga gasoil di SPBU Shell sangat dipengaruhi oleh dinamika harga minyak dunia. Kondisi geopolitik, terutama perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran, menjadi pemicu utama ketidakstabilan harga. Tercatat, pada 1 Maret 2026 harga gasoil masih berada di level Rp14.620 per liter sebelum melonjak tajam ke Rp30.890 per liter pada Mei 2026.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Setelah puncak kenaikan itu, harga mulai melandai menjadi Rp24.490 per liter pada Juni, dan kini kembali turun ke Rp21.340 per liter mulai 1 Juli 2026. Sementara itu, untuk BBM jenis Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ diinformasikan belum tersedia sejak awal tahun 2026.
Penyesuaian Harga BBM Pertamina per 1 Juli 2026
Tak hanya Shell yang melakukan penyesuaian harga. PT Pertamina (Persero) juga mengumumkan penurunan harga untuk BBM solar nonsubsidi dan Pertamax Turbo mulai 1 Juli 2026. Di wilayah Jabodetabek, harga solar nonsubsidi jenis Pertamina Dex Series turut mengalami penurunan.
Rinciannya, harga BBM jenis Dexlite (CN 51) turun menjadi Rp19.700 per liter dari sebelumnya Rp23.000 per liter pada Juni 2026. Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) turun menjadi Rp21.150 per liter dari yang sebelumnya Rp24.800 per liter.
Penurunan juga terjadi pada BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) yang kini turun ke angka Rp19.300 per liter dari Rp20.750 per liter pada Juni 2026. Di sisi lain, harga untuk BBM jenis Pertamax (RON 92) masih bertahan di level Rp16.250 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) di level Rp17.000 per liter. Kenaikan harga kedua produk tersebut terjadi pada 10 Juni 2026, beberapa bulan setelah pemerintah menahan harga BBM yang melonjak akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.
Untuk BBM penugasan dan subsidi, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap di harga Rp6.800 per liter.