Pusdikkes Puskesad Berikan Pendampingan Khusus bagi Peserta SPPI yang Memiliki Riwayat Penyakit dan Sedang Hamil

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes) Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) memberikan pendampingan khusus kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang memiliki riwayat penyakit, termasuk dua peserta yang sedang hamil, untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti pendidikan dengan aman sesuai kondisi kesehatannya.

Komandan Satuan Pendidikan Pusdikkes Letkol Ckm Said Jauhari mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan kepada seluruh peserta sebelum pelatihan dimulai sebagai dasar penentuan pendampingan medis.

Ia mengungkapkan, "Kami melakukan pemeriksaan kesehatan seluruh peserta sebelum pelatihan. Setelah diketahui kondisi kesehatan dan riwayat penyakitnya, kami memberikan pendampingan khusus kepada peserta yang dianggap rentan sakit."

Pendampingan Kesehatan Selama Masa Pendidikan

Pendampingan kesehatan akan berlangsung selama sekitar satu setengah bulan selama masa pendidikan berlangsung.

Pusdikkes saat ini mendidik sebanyak 229 peserta SPPI yang seluruhnya merupakan perempuan.

Dari total peserta tersebut, sebanyak 48 orang telah menikah, sedangkan sisanya masih berstatus lajang.

Pusdikkes mencatat terdapat 12 peserta yang memiliki riwayat penyakit serta dua peserta yang sedang hamil.

Peserta dengan kondisi kesehatan khusus tidak diikutsertakan dalam kegiatan luar ruangan, termasuk baris-berbaris dan olahraga.

Mereka memperoleh pemantauan kesehatan secara khusus selama mengikuti pendidikan.

Pusdikkes juga menyiapkan fasilitas rumah sakit untuk memberikan pelayanan medis apabila peserta mengalami gangguan kesehatan selama mengikuti pendidikan.

Pendidikan Difokuskan pada Disiplin dan Pembentukan Karakter

Said Jauhari mengatakan pendidikan SPPI di Pusdikkes difokuskan pada pembinaan disiplin, pembentukan karakter, serta materi bela negara.

Bekal tersebut dipersiapkan bagi peserta yang akan bertugas sebagai calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ia mengungkapkan, "Kegiatan di lapangan yang dilakukan saat ini lebih diarahkan untuk membina kedisiplinan dan kekompakan peserta."

Said berharap penguatan pengawasan kesehatan dan pendampingan medis dapat memastikan seluruh rangkaian pendidikan berjalan aman dan lancar hingga selesai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Update Potensi Awan Cumulonimbus 1-7 Juli 2026, 5 Wilayah Samudra Hindia Kategori Tinggi
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi X Desak Pemerintah Beri Kepastian Status Guru PPPK, Gaji Minimal Rp7 Juta/Bulan
• 5 menit lalubisnis.com
thumb
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Percepat Ratifikasi Perjanjian Dagang RI-Rusia&Belarus, Supres Disiapkan
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Polisi panggil kontraktor usut bocah tewas di lubang proyek Tebet
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.