JAKARTA, KOMPAS.TV - Gabriel Pakaenoni, ayah dari dokter Icha atau Eliza Princila Utami Pakaenoni, berharap keadilan akan ditegakkan usai sang putri ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami intimidasi saat menangani pasien.
Sebagai informasi, Icha merupakan dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dokter Icha ditemukan meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) setelah diduga mengalami intimidasi oleh tiga anggota DPRD TTU saat menangani pasien gigitan ular berbisa.
“Kebenaran dan keadilan harus ditegakkan,” kata Gabriel dalam dialog Kompas Petang Kompas TV, Selasa (30/6/2026).
Ia berharap para tenaga kesehatan (nakes) di seluruh daerah di Indonesia dapat terlindungi saat melaksanakan tugas mereka dan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan dapat diimplementasikan dengan baik.
Baca Juga: Gubernur NTT Bahas Surat Wasiat Dokter Icha: Pesan Dukungan untuk Perlindungan Nakes
“Untuk memberikan keamanan dan kenyamanan untuk para seluruh nakes di dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi mereka tanpa ada berbagai tendensi yang melatarbelakangi seseorang apabila melakukan tindakan-tindakan kritis,” harapnya.
“Artinya semua itu harus rasa aman, sehingga dia bekerja secara baik,” kata Gabriel.
Dia berharap seluruh tenaga kesehatan, bukan hanya yang di Kabupaten Timor Tengah Utara atau Provinsi Nusa Tenggara Timur, terjamin keamanan dan kenyamanannya saat melaksanakan tugas.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kapolres Timur Tengah AKBP Eliana Papote bilang pihaknya sudah memeriksa tiga anggota DPRD dan enam rekan korban.
“Untuk proses penyelidikannya sementara berlangsung, untuk pemeriksaannya sementara berlangsung. Nanti apabila sudah ada yang ter-update, nanti akan kami sampaikan,” kata dia.
“Sampai dengan saat ini kami sudah mengambil keterangan dari enam rekan korban yang pada saat itu berada bersama-sama dengan korban ketika melaksanakan piket di IGD Rumah Sakit Leona Kefamenanu.”
Baca Juga: Kasus Dokter Icha, DPC PDIP Timor Tengah Utara Periksa Veronika Lake soal Dugaan Intimidasi
Dugaan IntimidasiViktor Manbait selaku kuasa hukum keluarga dokter Icha, menjelaskan kronologi dugaan intimidasi terhadap dokter muda itu saat menangani pasien gigitan ular berbisa.
Viktor mengatakan dugaan intimidasi yang dialami dokter Icha berupa tekanan verbal.
Menurut dia, tindakan yang diduga dilakukan ketiga orang tersebut merupakan bentuk intervensi terhadap tenaga kesehatan yang sedang melaksanakan tugas.
“Ini adalah seorang petugas yang sementara melaksanakan tugas pelayanan itu diintervensi oleh orang yang tidak memahami terkait dengan pelayanan kesehatan, dengan mengatakan kepada dokter Icha untuk melakukan tindakan yang tidak sesuai SOP (standard operating procedure/prosedur operasional standar),” ungkapnya dalam program Kompas Siang Kompas TV, Selasa (230/6/2026).
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- dokter icha
- kematian dokter icha
- intimidasi dokter icha
- dokter icha meninggal
- dokter icha NTT
- ayah dokter icha





