MADINAH, KOMPAS.com - Kelompok terbang (kloter) 43 Embarkasi Makassar (UPG 43) menjadi kloter pemungkas atau yang terakhir pulang dari Arab Saudi.
Jemaah UPG 43 tersebut diterbangkan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi pada Selasa (30/6/2026) pukul 22.05 waktu Arab Saudi.
Kepulangan jemaah haji kloter terakhir di Bandara Madinah dilepas oleh Duta Besar Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad.
Pantauan Kompas.com, seremonial pemulangan jemaah dilakukan di paviliun haji Bandara Madinah pada Selasa (30/6/2026) petang.
Baca juga: Eks Menpora Dito Ariotedjo di Pusaran Kasus Korupsi Kuota Haji
Dubes Abdul Aziz mengatakan, penerbangan terakhir tersebut menandai berakhirnya layanan haji 2026.
"Kami ucapkan selamat atas penyelenggaraan haji tahun ini. Mudah-mudahan yang kita lakukan menjadi amal ibadah bagi kita semua. Sekaligus menjadi tanda membaiknya proses pelayaan pada jemaah haji di masa mendatang," kata Abdul.
Di hadapan jemaah, Abdul juga berpesan agar mereka menjaga kemabruran setibanya di Tanah Air.
Pelepasan Jemaah kloter terakhir ditandai secara simbolik dengan pengalungan syal.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir mengungkapkan, dengan kembalinya jemaah UPG 43 ke Tanah Air, maka operasional haji dinyatakan telah ditutup.
"Setelah penerbangan terakhir (UPG 43) maka seluruh layanan pada jemaah haji 2026 dinyatakan selesai," kata Basir, di Bandara Madinah.
Bagi jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi akan segera dipulangkan setelah kondisi mereka dinyatakan layak terbang.
Baca juga: 5 Persen Jemaah Haji Masih di Madinah, Kemenhaj Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
"Pemulangannya dilakukan oleh Kantor Urusan Haji di Jeddah," imbuh dia.
Setelah jemaah kloter terakhir dipulangkan, petugas haji Daker Madinah, Daker Bandara, dan tim advance akan kembali ke Tanah Air secara bertahap yakni pada tanggal 1 hingga 3 Juli 2026.
"Ada yang dipulangkan melalui Bandara Jeddah namun sebagian besar dipulangkan melalui Bandara Madinah," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang