Pengalaman Kerja di LinkedIn Jadi Sorotan, Perunggu: Banyak yang Lebih Keren

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Band Perunggu akhirnya buka suara usai profil LinkedIn para personelnya ramai diperbincangkan di media sosial. Rekam jejak profesional Maul, Ildo, dan Adam yang pernah bekerja di sejumlah perusahaan menjadi sorotan warganet dan viral di berbagai platform.

Menanggapi hal tersebut, vokalis Perunggu, Maul, mengaku bingung mengapa yang menjadi perhatian publik justru latar belakang pekerjaan mereka, bukan karya musik yang selama ini mereka buat.

“Agak bingung kenapa yang begitu viral? Karena sebenarnya lebih ke mungkin kalau diriku pribadi masih belum merasa familiar ketika latar belakang kami yang dibicarakan. Biasanya kan lagu, penampilan. Jadi ini baru pertama kali kami mengalami kondisi bahwa, ‘Oh ini yang lagi diomongin latar belakang kami’,” kata Maul saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.

Menurutnya, pengalaman bekerja di dunia profesional merupakan fase hidup yang wajar dan tidak pernah mereka anggap sebagai sesuatu yang istimewa.

“‘Hah kok gini?’ gitu. Ya ada bingungnya, lebih kepada ‘kenapa ya?’ Karena menurut kami itu fase hidup kami saja yang pernah kami lewati. Ya gitu saja sih, biasa saja,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Ildo yang menilai masih banyak orang lain dengan profil LinkedIn yang jauh lebih mentereng dibanding mereka.

“LinkedIn orang banyak yang jauh lebih bagus, lebih keren, lebih mentereng,” ujar Ildo.

Adam kemudian menambahkan bahwa karier profesional yang mereka miliki juga dibangun melalui proses panjang. Ketiganya diketahui telah bekerja kantoran selama lebih dari satu dekade sebelum akhirnya memutuskan fokus bermusik.

“Kami mah kebetulan saja sudah ngantor di atas sepuluh tahun, sebelas tahun. Kan nggak mungkin di situ-situ saja selama belasan tahun. Dan nggak langsung tiba-tiba segitu juga,” tuturnya.

Meski viral, Perunggu mengaku tidak terlalu memikirkan berbagai respons warganet. Menurut mereka, hal tersebut berada di luar kendali dan selama tidak mengandung fitnah, mereka memilih untuk tidak ambil pusing.

“Itu hal yang tidak bisa kami kendalikan jadi nggak kami pikir-pikirin banget sampai ke sana. Orang mau menanggapinya seperti apa ya monggo. Dan mungkin lebih ke ini juga, yang dibicarakan bukan hal yang negatif jadi kami nggak ambil pusing,” kata Maul.

Di balik rekam jejak profesional yang kini ramai diperbincangkan, pengalaman bekerja di kantor ternyata juga ikut membentuk perjalanan bermusik Perunggu. Maul mengatakan, meski tidak semua lagu mereka secara eksplisit bercerita tentang dunia kerja, beberapa karya memang lahir dari pengalaman selama menjadi karyawan.

“Mungkin tidak eksplisit di semua lagu, ada beberapa lagu kayaknya yang bikin jadi pengen nulis tentang sesuatu. Cuma lebih ke ketika pas ngantor pelariannya jadinya main musik dan bikin lagu buat senang-senangnya,” ujar Maul.

Ia juga mengungkapkan bahwa EP serta dua album pertama Perunggu ditulis ketika ketiga personelnya masih aktif bekerja kantoran. Menariknya, sejak resmi mengundurkan diri pada 2025 untuk fokus bermusik, mereka justru belum kembali menulis lagu baru.

“Jadi EP kami dan dua album pertama kami dibikin pas kami masih ngantor. Nah ini jadi setelah kami resign kami belum pernah bikin lagu lagi, belum tahu nih entar bakal jadi kayak gimana karyanya,” tutup Maul.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link Resmi Nonton Live Streaming Prancis vs Swedia via HP, Cek di Sini
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Periksa Dito Ariotedjo untuk Mempertebal Alat Bukti Kasus Kuota Haji
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Wamenaker Sebut Perjanjian Kerja Bersama Solusi Akomodir Semua Pihak
• 16 jam laludetik.com
thumb
Kota Makassar Unjuk Inovasi di APEKSI 2026, LONTARA+, Kerajinan Dekranasda, dan Budaya Jadi Andalan
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Tak Hanya Gaji Hingga Rp6 Juta, Ini Daftar Benefit Lain Program Magang Nasional
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.