Survei Litbang Kompas menunjukkan sebanyak 80,6% responden menilai kinerja Polri semakin baik. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan sejumlah kerja keras Polri untuk meningkatkan layanan sehingga mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Hal itu disampaikan Kapolri dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Kapolri mengatakan Polri senantiasa bertransformasi untuk menghadirkan sosok yang humanis.
"Polri senantiasa bertransformasi guna menghadirkan sosok yang humanis. Salah satunya diwujudkan dengan mengubah paradigma pengamanan unjuk rasa menjadi pelayanan penyampaian pendapat. Namun demikian, jika terdapat pelaku aksi anarkis, Polri akan melakukan tindakan tegas terukur agar Kamtibmas tetap terjaga," ujar Jenderal Sigit.
Jenderal Sigit menegaskan komitmen untuk mewujudkan keamanan dalam negeri. Jadi, kata dia, masyarakat bisa beraktivitas dengan aman.
"Seluruh upaya Polri itu merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjamin terwujudnya keamanan dalam negeri, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman dan kondusif. Berdasarkan The Global Safety Report 2025 oleh Gallup, 83% masyarakat Indonesia merasa aman ketika berjalan sendirian di malam hari," kata Kapolri.
Jenderal Sigit mengatakan apa yang dilakukan Polri semakin dirasakan masyarakat. Dia menyinggung hasil survei Litbang Kompas yang mana kinerja Polri makin baik dan menembus angka 80,6%.
"Pelaksanaan tugas Polri juga semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Survei Litbang Kompas yang dirilis pada Juni 2026 menyatakan bahwa terjadi peningkatan kepercayaan publik kepada Polri dari 76,2% menjadi 80,6%, serta 82,4% responden yakin bahwa kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang," ucap dia.
Jenderal Sigit mengatakan hasil survei itu akan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja Polri ke depannya.
"Tentunya hasil tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa meningkatkan kualitas layanan dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif, agar bangsa kita siap menyambut momentum bonus demografi sebagai titik tolak mewujudkan NKRI yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan," ucap dia.
Digitalisasi Layanan PolriKapolri mengungkap kerja keras yang dilakukan untuk meningkatkan layanan. Salah satu upayanya adalah transformasi digital layanan.
"Akses publik terhadap pelayanan kepolisian juga diperluas melalui transformasi digital. Polri telah menghadirkan Super Apps Polri yang memuat SKCK online, perpanjangan SIM dan STNK online, serta berbagai fitur pelayanan lainnya," ujar Jenderal Sigit.
Transformasi digital juga dilakukan di bidang penegakan hukum. Polri memberikan layanan reserse secara online.
"Pada bidang penegakan hukum, digitalisasi diwujudkan melalui Layanan Konsultasi Reserse yang dapat dilakukan secara luring maupun daring. Sementara itu, aspek pengawasan diperkuat melalui Dumas Presisi, Whistle Blowing System, dan QR Code Propam Polri yang tersebar di berbagai fasilitas publik maupun lokasi strategis lainnya," ucap dia.
Guna memberikan respons cepat terhadap aduan masyarakat, Polri juga terus meningkatkan layanan pengaduan 110. Layanan ini telah beroperasi di 34 Polda.
"Guna meningkatkan quick response, optimalisasi layanan 110 juga senantiasa dilakukan secara berkelanjutan. Layanan yang telah beroperasi pada 34 Polda dan 508 Polres ini, didesain dengan waktu respons panggilan maksimal 10 detik," jelasnya.
"Akses terhadap layanan ini juga telah ditingkatkan melalui fitur live chat pada aplikasi Super Apps Polri. Berbagai digitalisasi tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk memperluas kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kepolisian," pungkasnya.
Survei Litbang KompasSebanyak 80,6% responden survei Litbang Kompas menilai kinerja Polri semakin baik. Berdasarkan survei, responden melihat Polri berbenah secara cepat, sistematis dan tegas.
Survei Litbang Kompas dilakukan terhadap 1.200 responden dengan wawancara tatap muka, dilihat Jumat (26/6). Survei Litbang Kompas ini digelar 9 hingga 18 April 2026.
Pengambilan sampel dilakukan acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Margin of error 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Selain itu, responden diberi pertanyaan: Secara umum yakin atau tidak yakinkah Anda kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang?
Responden menjawab:
- 82,4% responden menjawab yakin
- 12,1% responden menjawab tidak yakin
- 5,5% responden menjawab tidak tahu
Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan kepercayaan publik ke Polri naik signifikan menjadi 82,4 persen. Sebelumnya, pada 2025, angka kepercayaan publik terhadap Polri ada di angka 76,2 persen. Survei Litbang Kompas menyatakan publik yakin lembaga Polri bisa semakin baik ke depan.
(lir/lir)





