HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Persija Jakarta membuat gebrakan di bursa transfer. Macan Kemayoran resmi membajak Aqil Savik dari Bhayangkara Presisi Lampung FC. Lantas, apa alasan sang kiper menerima klub asal ibu kota tersebut?
Manajemen Persija resmi mengumumkan perekrutan Aqil Savik sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027, Selasa (30/6/2026). Kiper kelahiran Bandung, 17 Januari 1999, itu dikontrak selama satu musim dan siap memulai tantangan baru bersama Persija.
Bagi Aqil, bergabung dengan Persija bukan sekadar perpindahan klub. Ia melihat kesempatan tersebut sebagai langkah penting untuk mengembangkan karier sekaligus bersaing di level yang lebih tinggi.
“Persija adalah klub besar dengan sejarah panjang serta memiliki suporter yang luar biasa. Visi pelatih dan manajemen saat menawarkan tawaran menurut saya sangat jelas dan sejalan. Hal itu membuat saya makin yakin bahwa klub ini mengarah ke jalan yang tepat untuk mencapai target-target besar ke depannya,” ujar Aqil di Instagram resmi Persija.
Keputusan manajemen Persija mendatangkan Aqil bukan tanpa alasan. Penampilannya sepanjang BRI Super League 2025/26 bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi salah satu faktor utama yang menarik perhatian.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, berharap Aqil dapat segera beradaptasi agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Kami sangat senang Aqil bisa bergabung dengan Persija. Berdasarkan performa yang telah ia tunjukkan di Super League musim lalu, kami optimistis dia dapat berkontribusi besar untuk tim di musim depan,” tutur Prapanca.
Selama musim lalu, Aqil dipercaya mengawal gawang timnya dalam 30 pertandingan. Dari penampilannya tersebut, ia berhasil mencatatkan 88 penyelamatan dan membukukan sembilan clean sheet, statistik yang menunjukkan konsistensinya di bawah mistar.
Catatan impresif itu membuat Persija optimistis Aqil mampu memberikan kontribusi signifikan. Kehadirannya juga diharapkan menciptakan persaingan yang sehat di dalam tim sehingga setiap pemain terpacu untuk terus meningkatkan performa.
Tak hanya berpengalaman di kompetisi klub, Aqil juga memiliki rekam jejak bersama Timnas Indonesia kelompok umur. Ia pernah memperkuat Timnas U-18 pada ajang Piala AFF 2017, membela Timnas U-19 di Piala AFC U-19 2018, hingga mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021.
Dengan bekal pengalaman tersebut, Aqil bertekad memberikan penampilan terbaiknya bersama Persija dan membantu tim mencapai target pada musim yang akan datang.
Masuknya Aqil sekaligus menunjukkan keseriusan Persija dalam membangun skuad yang semakin kompetitif di semua lini. Namun, jalan menuju posisi kiper utama dipastikan tidak akan mudah.
Saat ini, Macan Kemayoran masih memiliki Adritany Ardhiyasa dan Cyrus Margono yang juga siap bersaing memperebutkan tempat di bawah mistar gawang. Persaingan tiga kiper tersebut akan menjadi salah satu perhatian menarik pada era kepelatihan Shin Tae-yong menjelang bergulirnya musim baru.





