VIVA – Keputusan tak terduga diambil Rezaldi Hehanussa dalam lanjutan karier profesionalnya. Setelah hampir satu dekade menjadi langganan klub-klub papan atas Liga Indonesia, bek kiri berpengalaman itu kini memilih tantangan baru dengan memperkuat Semen Padang FC yang akan berlaga di Championship musim 2026/2027.
Langkah ini mengakhiri kiprah Rezaldi di kompetisi kasta tertinggi Indonesia untuk sementara waktu. Pemain berusia 30 tahun tersebut resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Kabau Sirah pada Senin, 29 Juni 2026, hanya beberapa waktu setelah berpisah dengan Persib Bandung.
Kedatangan pemain kelahiran Jakarta, 7 November 1995, itu menambah daftar panjang amunisi yang didatangkan Semen Padang dalam menyambut musim baru. Rezaldi menjadi rekrutan ke-19 setelah sebelumnya klub mendatangkan David Maulana, Rahmat, Ariyanto Maring, Otto Kapisa, Muhammad Hargianto, Irvan Movu, Esteban Vizcarra, Andre Pangestu, Agim Fariansyah, Nur Diansyah, M. Ilham Pratama, Gian Zola, Anwar Rifai, Novri Setiawan, Kemaluddin, Safrudin Tahar, Zulkifli Lukmansyah, dan Alwi Slamat.
Bagi pecinta sepak bola nasional, nama Rezaldi bukanlah sosok asing. Ia pernah menjadi salah satu bek kiri terbaik Indonesia berkat kemampuan bertahan maupun membantu serangan dari sisi lapangan.
Kariernya mulai melesat bersama Persija Jakarta. Bersama Macan Kemayoran, Rezaldi menjadi bagian penting dalam keberhasilan tim meraih gelar Liga 1 musim 2018. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan bersama Persib Bandung dan kembali merasakan manisnya menjadi juara pada musim 2023/2024 serta 2024/2025.
Meski memiliki koleksi trofi yang mentereng, perjalanan karier Rezaldi tidak selalu berjalan mulus. Dalam beberapa musim terakhir, ia harus berkali-kali menepi akibat cedera serius yang menghambat konsistensinya di lapangan.
Cedera tersebut membuat kesempatan bermainnya berkurang. Pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, Persib akhirnya meminjamkan Rezaldi ke Persik Kediri pada putaran kedua musim.
Di Persik, ia perlahan kembali menemukan ritme permainan. Rezaldi mencatatkan tujuh penampilan dan seluruhnya dimainkan sebagai starter selama 90 menit penuh. Catatan tersebut menjadi sinyal bahwa kondisi fisiknya mulai kembali stabil.
Bersama Semen Padang, Rezaldi berharap bisa membuka lembaran baru sekaligus menghidupkan kembali performa terbaiknya. Pengalaman panjang di level tertinggi sepak bola Indonesia diharapkan mampu menjadi modal penting untuk membantu Kabau Sirah bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 musim berikutnya.





