-
-
-
-
-
Hari ini, 1 Juli 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) genap berusia 80 tahun. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut di Satuan Latihan Korps Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Mengusung tema "80 Tahun Mengabdi Polri untuk Masyarakat", upacara perayaan hari jadi Polri dikabarkan diikuti sekitar 9.000 peserta. Di antaranya, terdiri dari unsur Polri, TNI, dan hingga masyarakat.
Prosesi acara dimulai sekiat pukul 07.56 WIB. Tepatnya, ketika Presiden Prabowo Subianto beserta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, memasuki lapangan upacara, yang sudah didahului pembacaan susunan komandan upacara, dan pasukan baris-berbaris.
Momen menarik terjadi, kala Presiden Prabowo bersama bersama Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo terlebih dahulu mengecek pasukan menggunakan mobil komando sebelum menempati mimbar kehormatan.
Upacara Bhayangkara tahun 2026, tentunya turut dihadiri oleh sederet petinggi negeri lainnya. Termasuk pula Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku Panglima TNI, Puan Maharani selaku Ketua DPR RI, Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM, Maman Abdurrahman selaku Menteri UMKM, serta Agus Andrianto selaku Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Tak kalah mencuri perhatian, Upacara Bhayangkara tahun 2026 turut diramaikan oleh mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, serta mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Paska upacara selesai digelar, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tanda kehormatan, parade defile, dan syukuran. Kemudian, rangkaian acara juga dilanjutkan dengan pameran alat utama dan alat khusus (alutsus) produksi dalam negeri yang digunakan mendukung tugas kepolisian. Selain itu, Polri turut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan.
Sejatinya, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sudah berlangsung sejak bulan Mei 2026. Meliputi bakti sosial, bakti kesehatan, anjangsana, zikir dan doa bersama lintas agama, perlombaan, pekan olahraga, hingga pagelaran wayang sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa.





