Pelaku Pembunuhan di Tragah Masih Buron, Polisi Perluas Pengejaran hingga Luar Daerah

beritajatim.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bangkalan (beritajatim.com) – Polres Bangkalan terus memburu terduga pelaku pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Tragah. Hingga kini, pelaku masih belum berhasil ditangkap setelah melarikan diri sesaat usai kejadian.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, mengatakan penyidik terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan berbagai informasi dari keluarga maupun orang-orang yang pernah berinteraksi dengan terduga pelaku.

“Kami masih melakukan pendalaman penyidikan terhadap pelakunya. Informasi dari keluarga dan beberapa orang yang pernah melihat maupun berhubungan dengan pelaku terus kami dalami. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi kami bisa mendeteksi keberadaan tersangka,” ujar AKBP Wibowo, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan, terduga pelaku langsung meninggalkan rumah setelah peristiwa pembunuhan terjadi sehingga menyulitkan proses pencarian.

“Betul, setelah kejadian, yang diduga pelaku langsung pergi meninggalkan rumah. Karena itu, kami terus melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaannya,” katanya.

AKBP Wibowo mengungkapkan, polisi juga telah memperluas pencarian hingga ke luar daerah. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, pelaku sempat mendatangi salah satu kerabatnya. Namun, saat petugas mendatangi lokasi tersebut, pelaku diketahui telah kembali berpindah tempat.

“Informasi awal dari keluarga menyebutkan pelaku sempat pergi ke rumah saudaranya. Tim kami langsung mendatangi lokasi tersebut, namun pelaku ternyata sudah pergi lagi sebelum petugas tiba,” jelasnya.

Meski begitu, Kapolres memastikan pengejaran terhadap terduga pelaku akan terus dilakukan hingga berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi di Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah. Korban tewas setelah dibacok menggunakan celurit oleh terduga pelaku yang merupakan kakak iparnya sendiri.

Sebelum melakukan penyerangan, pelaku sempat berjabat tangan dengan korban sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Beberapa saat kemudian, pelaku menghunus celurit dan membacok korban hingga mengalami luka fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Penyidik menduga aksi pembunuhan tersebut dipicu persoalan pribadi yang telah berlangsung cukup lama. Sejumlah informasi yang berkembang di masyarakat menyebut perselisihan bermula dari masalah bau kandang ternak.

Namun, kepolisian menegaskan dugaan motif tersebut masih didalami untuk memastikan penyebab pasti terjadinya pembunuhan. [sar/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Kembali Serang Gaza, Tiga Warga Palestina Tewas
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DJP Tetapkan Pajak Pedagang Online Mulai Berlaku Efektif 1 Agustus 2026
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPS: Nilai Tukar Petani Turun 0,06 Persen pada Juni 2026
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pria Venezuela Selamat Setelah Terjebak 5 Hari, PBB Siapkan 10.000 Kantong Jenazah untuk Hadapi Skenario Terburuk
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Potongan Komisi Ojol 8 Persen Berlaku Mulai Hari Ini 1 Juli 2026
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.