Prabowo: Judol hingga Korupsi Masih Jadi Ancaman Serius, Penyebab Kemiskinan Rakyat

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai bentuk kejahatan, mulai dari judi online, (judol) perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi hingga praktik ekonomi ilegal masih menjadi ancaman serius yang merugikan bangsa Indonesia.

Ia menyebut berbagai aktivitas ilegal, termasuk penyelundupan, tambang ilegal, perkebunan ilegal, serta kejahatan kerah putih (white collar crime), telah menyebabkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat.

"Judi online ancaman yang sangat merugikan bangsa kita, perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi, penyelundupan, kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, tambang-tambang ilegal, perkebunan-perkebunan ilegal, praktik-praktik white collar crime sangat merugikan bangsa kita," kata Prabowo di HUT Polri, Rabu, 1 Juli 2026.

BACA JUGA:PLN UID Jakarta Raya Nyalakan 1.500 Pelanggan Serentak, Wujud Layanan Cepat untuk Kebutuhan Listrik Warga

Meski demikian, Prabowo memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama sejumlah lembaga terkait atas berbagai capaian dalam pemberantasan kejahatan.

Ia menyoroti keberhasilan aparat dalam mengungkap ribuan kasus narkotika, memberantas judol bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta menjaga Indonesia dari insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir.

"Saya apresiasi keberhasilan Polri bersama lembaga-lembaga lain terus membongkar dan mengungkap ribuan kasus narkotika dan bersama Komdigi memberantas judi online serta berhasil mempertahankan nol insiden terorisme dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini," ujarnya.

BACA JUGA:SPI Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Polri Makin Profesional dan Humanis

Namun, Prabowo mengingatkan seluruh jajaran aparat penegak hukum agar tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut.

Menurutnya, berbagai tantangan masih harus dihadapi, terutama terkait upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Negara menilai kemiskinan yang masih dialami sebagian rakyat Indonesia tidak terlepas dari maraknya praktik korupsi, penyelundupan, dan berbagai kegiatan ekonomi ilegal yang menggerus potensi penerimaan negara.

"Tetapi saya juga mengatakan dan mengingatkan jangan kita lengah, jangan pernah cepat puas. Tantangan masih besar, rakyat kita masih menderita kemiskinan dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal," kata Prabowo.

Karena itu, ia menegaskan bahwa tugas Polri dan seluruh elemen pemerintah dalam memberantas kejahatan masih sangat besar.

BACA JUGA:Pergerakan Global Tidak Stabil, IHSG Mulai Kembali Menguat di Penutupan Sesi I

Prabowo Subianto meminta seluruh pihak terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sinergi untuk melindungi kepentingan rakyat serta menjaga stabilitas nasional.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta soal Video Tersangka Taufik Hidayat di Hotel Jatinangor Bersama Perempuan
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Status Siaga, Gunung Merapi Meletus Luncurkan Awan Panas Guguran
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Naker Fest 2026 Kabupaten Tangerang Digelar 7-8 Juli, Ada 35 Perusahaan Buka Lowongan Kerja
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Belum Terima Dana Aset USD 6 Miliar, AS Beri Syarat Ketat
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
5 Persen Jemaah Haji Masih di Madinah, Kemenhaj Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.