Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menargetkan pencapaian keseimbangan degradasi lahan atau Land Degradation Neutrality (LDN) seluas 12,3 juta hektare hingga tahun 2030 mendatang.
Menurut Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kemenhut Dyah Murtiningsih, komitmen tersebut merupakan bagian dari kewajiban Indonesia sebagai anggota konvensi internasional UNCCD.
Advertisement
"Indonesia berkomitmen untuk mencapai Land Degradation Neutrality, artinya antara lahan yang terdegradasi dengan yang direstorasi ini seimbang. Target kita sampai tahun 2030 sekitar 12,3 juta hektare," ujar Dyah saat ditemui selepas acara "Peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia" di Jakarta, melansir Antara, Rabu (1/7/2026).
Dia memaparkan, pencapaian target iklim global tersebut akan dibarengi dengan akselerasi program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) secara masif melalui penanaman pohon di dalam maupun di luar kawasan hutan.
"Selain penanaman vegetasi, Kemenhut juga mengombinasikan dengan penerapan teknik sipil melalui pembangunan infrastruktur konservasi tanah dan air di berbagai wilayah kritis di seluruh penjuru Indonesia," terang Dyah.




