Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro: Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Petugas Pendamping PNM Mekaar bersama nasabah pelaku usaha mikro saat melakukan pendampingan usaha di lapangan. (Sumber: Dok. PNM)

KOMPAS.TV - Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 menunjukkan pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu. Selain itu, kemampuan nasabah dalam mengembangkan usaha juga tercatat meningkat hampir 29 persen.

Temuan tersebut mencerminkan hasil nyata dari pendampingan yang dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada 23,3 juta perempuan prasejahtera yang menjadi nasabah program Mekaar.

Kepercayaan yang dibangun perusahaan pun mendapat pengakuan melalui penghargaan Indonesia Most Trusted Companies dalam ajang The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan SWA Media di Jakarta.

Baca Juga: 1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi dari Keluarga Prasejahtera

Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi PNM dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini organisasi, mulai dari jajaran direksi, manajemen, dan unit kerja, hingga lebih dari 43 ribu Account Officer yang menjadi garda terdepan mendampingi pengusaha Mekaar melalui 58 kantor cabang yang tersebar di 36 provinsi.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa tata kelola yang baik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi untuk menjaga kepercayaan yang telah dibangun selama puluhan tahun.

"Bagi PNM, tata kelola yang baik bukan hanya soal aturan yang harus dipenuhi, tetapi tentang menjaga kepercayaan. Setiap insan PNM, dari kantor pusat hingga lapangan, memiliki peran untuk memastikan proses bisnis berjalan dengan benar, transparan, dan membawa manfaat bagi nasabah. Karena pelayanan yang baik harus dimulai dari cara kerja yang bertanggung jawab," ujar Kindaris.

PNM terus lakukan pembinaan kepada nasabah PNM Mekaar di lapangan. (Sumber: Dok. PNM)

Budaya kepatuhan ini tidak berhenti di level kebijakan, melainkan dipraktikkan langsung di lapangan melalui sejumlah mekanisme konkret. PNM menerapkan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) sebagai pilar deteksi dini terhadap potensi pelanggaran maupun tindakan fraud, sekaligus melindungi kerahasiaan identitas pelapor.

Di tingkat operasional, setiap pertemuan kelompok nasabah Mekaar diawali dengan modal intelektual yang diberikan PNM kepada setiap karyawannya serta oleh para AO terhadap seluruh nasabah tanpa terkecuali, di mana Account Officer berjanji untuk memegang amanah, menyalurkan pembiayaan secara jujur, tidak menyalahgunakan uang nasabah, serta tidak menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari nasabah yang didampinginya.

Mekanisme berjenjang semacam ini, mulai dari kebijakan tata kelola di tingkat direksi hingga modal intelektual berupa pengetahuan kepada nasabah, menjadi bukti bahwa kepatuhan bukan sekadar dokumen formal, melainkan budaya kerja yang dijalankan secara konsisten di setiap lini organisasi.

Penulis : Iqbal-Tawakal

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • PNM
  • PNM Mekaar
  • Pemberdayaan UMKM
  • Advertorial
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akademisi Indonesia Bawa Semangat Berkelanjutan ke Forum Dunia
• 33 menit laluliputan6.com
thumb
Polda Riau Berjasa Bagi Negara, Presiden Anugerahkan Nugraha Sakanti
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Tegaskan Peran Strategis Polri Jaga Ketertiban sebagai Fondasi Pembangunan
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Tingkatkan Kepercayaan, BEI Dukung Bank Jakarta Kejar Pertumbuhan Berkualitas
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Jokowi Dipastikan Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
• 18 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.