PT PAL Ekspor Kapal Perang ke Fillipina, Bukti Tangguhnya Maritim RI

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Hal ini menjadi bukti ketangguhan industri maritim Indonesia.

PT PAL Ekspor Kapal Perang ke Fillipina, Bukti Tangguhnya Maritim RI

IDXChannel - PT PAL Indonesia mengekspor kapal perang Future Landing Dock (LD)-603 ke Fillipina. Hal ini menjadi bukti ketangguhan industri maritim Indonesia.

"Future LD-603 merupakan kapal pertama dari dua unit Landing Dock yang dipesan oleh Philippine Navy. Peluncuran LD-603 menjadi tonggak penting dalam keberhasilan proyek ekspor strategis PT PAL Indonesia," kata Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga:
Pasok Bahan Baku, Krakatau Steel (KRAS) Bantu PT PAL Bangun Kapal Militer Berkualitas

Dia menambahkan, pembangunan lambung kapal berhasil diselesaikan hanya dalam waktu enam bulan melalui implementasi Industrial Maritime 4.0 (IM4) yang mengintegrasikan digitalisasi proses produksi, peningkatan efisiensi, serta pengendalian kualitas secara menyeluruh.

Penerapan teknologi ini memungkinkan percepatan proses pembangunan tanpa mengurangi standar kualitas yang dipersyaratkan pelanggan internasional.

Baca Juga:
Danantara Suntik Finansial PT PAL Agar Pimpin Industri Maritim 

Dia melanjutkan, Future Landing Dock merupakan generasi terbaru kapal angkut pendarat yang dirancang untuk mendukung berbagai spektrum operasi.

Mulai dari operasi amfibi, pengangkutan personel dan logistik, pengamanan wilayah maritim, hingga misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana atau Humanitarian Assistance and Disaster Relief/HADR.

Setelah peluncuran, kapal akan memasuki tahapan outfitting, harbour acceptance test, dan sea acceptance test sebelum diserahkan kepada Philippine Navy.

Sementara itu, Flag Officer in Command Philippine Navy Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta mengapresiasi atas profesionalisme PT PAL Indonesia dalam memenuhi kebutuhan armada Philippine Navy.

"Kapal ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuannya dalam mengangkut personel, peralatan, dan logistik ke seluruh wilayah kepulauan Filipina," kata dia.

Selain itu, kapal ini juga akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam mendukung operasi amfibi, operasi keamanan maritim, serta misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

"Pengadaan Landing Dock merupakan investasi strategis bagi penguatan kemampuan maritim," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pro Kontra Investor, Patriot & Merah Putih Bond Kebal Pidana hingga Pajak - BUSINESS TALK
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Duga Bupati Kuansing Minta Potongan SHU KUD: Upah Petani Dipotong Setengah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Hari Bhayangkara ke-80 Digelar di Cikeas, Prabowo Pimpin Upacara yang Libatkan 9.000 Peserta
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Uni Eropa Kucurkan Rp79 Triliun untuk Drone Militer Ukraina, Gelombang Dana Berikutnya Segera Menyusul
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Keberuntungan Zodiak Cancer di Juli 2026
• 12 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.