Thariq Halilintar Hingga Davina Karamoy: 16 Influencer Rampung Diperiksa Soal Travel Umrah Hanania, Gimana Hasilnya?

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap 16 influencer sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan Travel Umrah Hanania Group.

Adapun influencer tersebut di antaranya Keanu Angelo, Karin Novilda (Awkarin), Dara Arafah, Davina Karamoy, Aaliyah Massaid, Thariq Halilintar, Praz Teguh, Anwar Bab, Paula Verhoeven, Roger Danuarta, dan Cut Meyriska.

“Influencer total 16 orang yang telah diperiksa,” kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).

Kemudian, usai melakukan pemeriksaan terhadap belasan influencer tersebut, pihak kepolisian menyita uang sejumlah Rp110 juta, yang sebelumnya diberikan sebagai uang saku saat promosi travel tersebut.

“Dan dari total tersebut, beberapa mengembalikan uang saku yang diterima. Yang kami himpun, total ada Rp110 juta uang saku yang telah dikembalikan oleh beberapa influencer kepada penyidik, dan itu disita oleh penyidik untuk dijadikan sebagai barang bukti,” jelas Andaru.

Lebih lanjut, Andaru menerangkan, hingga saat ini total sebanyak 124 saksi yang diperiksa, baik itu dari korban, saksi karyawan, vendor, serta influencer. 

“Serta (melakukan pemeriksaan terhadap) satu kuasa hukum dari 1.430 korban,” ungkap Andaru.

Untuk diketahui, Korban penipuan travel umrah Hanania terus bertambah. Kali ini, ratusan orang yang mengalami kerugian mencapai Rp16 miliar melaporkan ke Polda Metro Jaya, pada Rabu (17/6/2026)

Kuasa Hukum korban, Joddy Mulyasetya Putra mengatakan, korban yang melayangkan laporan pada hari ini merupakan gelombang ketiga.

“Gelombang ketiga hari ini kita sudah terdapat yang akan kita laporkan ke pihak kepolisian ke Polda itu kurang lebih 620 pax jadi korban. Jadi sekarang total ada tambahan lagi 620 di gelombang ketiga dengan nominal Rp16.768.745.000,“ kata Joddy, kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Lebih lanjut, Joddy mengungkapkan dari ratusan korban tersebut, empat di antaranya yakni korban penipuan haji ONH+. Korban salam hal ini telah menyerahkan uang ke travel Hanania, namun belum disetor ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Di sini tidak hanya umrah, tetapi juga ada yang kebetulan korban haji. Ini kurang lebih ada 4 pax yang korban haji. Dia sudah menabung, sudah menyerahkan uang kepada pihak Hanania. Namun dari pihak Hanania belum menyerahkan uang tersebut ke BPKH,” jelas Joddy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pekerjaan Bergaji Tinggi di Australia untuk WNA Tahun 2026
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Badan Karantina RI Mau Rombak 22 Aturan, Gandeng Apindo Lakukan Ini
• 41 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Menag Tegaskan Penguatan BOS Madrasah dan Pesantren Jadi Prioritas Pembahasan Anggaran Pendidikan 2026
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Alasan Fortuna Sittard Kepincut Striker Timnas Indonesia Ole Romeny, Singgung Popularitasnya di Asia
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Anis Matta dan Menlu Kazakhstan Bahas Pengembangan Koridor Perdagangan untuk Perkuat Hubungan Ekonomi
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.