Kapolri Menyatakan Operasi Ketupat 2026 Berhasil Menekan Fatalitas Kecelakaan hingga 30,4 Persen

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan Operasi Ketupat 2026 berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 30,4 persen serta menurunkan jumlah kecelakaan sebesar 5,3 persen selama arus mudik dan balik Idul Fitri.

Kapolri menyampaikan capaian tersebut dalam pidato pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara di Jakarta, Rabu.

Ia mengungkapkan, "Bersama-sama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan stakeholder terkait, Polri telah menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik sehingga dapat mengurangi jumlah kecelakaan hingga 5,3 persen dan menekan fatalitas sampai 30,4 persen."

Sinergi Pengamanan dan Dampak Ekonomi

Kapolri mengatakan keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi Polri bersama Kementerian Perhubungan dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengamankan mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

Operasi tersebut bertujuan mendukung keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik.

Keberhasilan pengamanan juga tercermin dari hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai 85,3 persen.

Kapolri juga mengungkapkan, "Keberhasilan pengamanan ini juga mendorong perputaran uang hingga Rp161,8 triliun yang turut berkontribusi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional."

Menurut Kapolri, kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Idul Fitri memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi nasional melalui perputaran uang yang mencapai Rp161,8 triliun.

Polri Optimalkan Pengamanan dan Penanganan Bencana

Selain pengamanan mudik, Polri terus mengoptimalkan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui berbagai operasi terpusat maupun kewilayahan.

Pengamanan tersebut meliputi kunjungan tamu kenegaraan, agenda nasional, agenda internasional, libur Natal dan Tahun Baru, libur Idul Fitri, serta bantuan penanganan bencana.

Dalam penanganan bencana alam di Sumatra, Polri mengerahkan 4.106 personel untuk mendistribusikan bantuan logistik, mengoperasikan ratusan alat berat, memberikan layanan kesehatan kepada puluhan ribu korban, melakukan pencarian korban menggunakan unit K9, mengevakuasi dan mengidentifikasi 1.146 jenazah, membangun 47 jembatan termasuk enam jembatan bailey, membangun 351 sumur bor, serta membangun 300 hunian tetap guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Kapolri menegaskan seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri menjaga stabilitas keamanan sebagai prasyarat keberlanjutan pembangunan nasional sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dinkes Kota Bekasi Tegaskan Vaksin DPT Tak Sebabkan Radang Otak pada Bayi
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Penumpang Angkutan Udara Internasional Turun 6,41% pada Mei 2026
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Pemkot Depok Usul 5 Rute Baru Transjabodetabek, Harap Pemprov Jakarta Setuju
• 12 jam laludetik.com
thumb
Bupati Purwakarta Banjir Kritikan Usai Ciptakan Lagu yang Dianggap Merendahkan Perempuan
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
3 Laptop Murah untuk Guru di Kelas Rp3 Jutaan: Cocok Dipakai Zoom, Microsoft Office, dan Google Classroom
• 20 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.