BEKASI, KOMPAS.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengungkapkan kamera pengawas (CCTV) di Simpang Universitas Islam "45" (Unisma), lokasi kecelakaan maut truk ekspedisi dan enam sepeda motor, tidak berfungsi, Senin (29/6/2026).
"Jalur CCTV yang kejadian di Unisma itu ternyata kameranya blackout," ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto, saat ditemui Kompas.com, Rabu (1/7/2026).
Menurut Teguh, terdapat dua jenis kamera di lokasi, yakni kamera dome dan kamera CCTV 360 derajat.
Namun, keduanya tidak dapat merekam karena mengalami gangguan.
Ia menjelaskan, fasilitas CCTV di kawasan Jalan Cut Meutia dan Jalan Chairil Anwar merupakan infrastruktur yang dibangun oleh Balai Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
Kini berada di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda.
Teguh mengatakan, Dishub Kota Bekasi sebenarnya telah mengajukan permohonan perbaikan sejak 2025.
Namun hingga kini, perbaikan belum juga dilakukan.
"Ini yang disayangkan juga. Peralihan ini akhirnya membuat satu permasalahan baru kaitan dengan pendanaan dan sebagainya," katanya.
Baca juga: Truk Rem Blong Tabrak 6 Motor di Simpang Unisma Bekasi, Ojol Tewas dan 9 Orang Terluka
Selain persoalan pengelolaan, Teguh mengungkapkan proyek penataan utilitas yang tengah dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi turut menyebabkan sejumlah kabel di lokasi terputus.
"Kemarin itu sempat dipotong oleh DBMSDA tanpa ada informasi ke Dishub," ujar Teguh.
Meski demikian, Teguh memastikan lampu lalu lintas di Simpang Unisma berfungsi normal saat kecelakaan terjadi.
Menurut dia, insiden tersebut tidak dipicu oleh gangguan pada traffic light.
"Untuk lampu merahnya berfungsi normal. Kalau misalnya memang itu traffic light-nya bermasalah, itu kejadiannya enggak kemarin aja," kata Teguh.
Sebelumnya diberitakan, sebuah truk ekspedisi diduga mengalami rem blong hingga menabrak sedikitnya enam sepeda motor di Jalan Cut Meutia, tepatnya di Simpang Universitas Islam "45" (Unisma), Kota Bekasi, Senin sekitar pukul 08.45 WIB.
Baca juga: Itu Tulang Punggung Saya Tangis Istri Ojol yang Tewas Ditabrak Truk di Simpang Unisma
Kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah Rawapanjang menuju Rawasemut.
Saat mendekati lampu lalu lintas, kendaraan diduga kehilangan fungsi pengereman sehingga terus melaju dan menghantam sejumlah sepeda motor yang sedang berada di persimpangan.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia, sementara sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



