JAKARTA, DISWAY.ID-- Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menggelar aksi damai, Rabu, 1 Juli 2026.
Sejatinya mahasiswa ingin menggelar akasi di depan Markas Besar Polri. Namun, diblokade oleh aparat gabungan di Jalan Trunojoyo, Melawai, depan gedung ASEAN.
BACA JUGA:Liverpool Berani Bayar Rp1,2 Triliun demi Jeremy Jacquet, Bek Muda Prancis Resmi Merapat
Kehadiran mereka untuk menyampaikan aspirasi. Dengan membawa karangang bunga dan tabur bunga sebagai simbolik protes soal reformasi Polri.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan mahasiswa UI dan beberpa sipil itu tiba di Jalan Trunojoyo, tepaynya di depan kantor Sekretariat ASEAN, pada sekitar pukul 15.40 WIB.
Para mahasiswa pun membentangkan karangan bunga bertuliskan "Turut Berduka Cita Atas Matinya Reformasi Polri" serta sebuah keranda berbalut kain hijau sebagai bentuk protes.
Salah seorang perwakilan mahasiswa, Hafiz menjelaskan, karangan bunga dan keranda itu menjadi simbol atas matinya reformasi Polri.
BACA JUGA:Penyelenggaraan Haji 2026 Tuntas, 60 Jemaah Haji Masih Jalani Perawatan di Arab Saudi
Menurutnya, aspirasi masyarakat untuk mereformasi institusi kepolisian pasca insiden meninggalnya Affan Kurniawan pada Agustus 2025 lalu justru mati dengan disahkannya Undang-Undang (UU) Polri yang baru.
"Pada Hari Bhayangkara, kami berturut berduka cita atas kematiannya reformasi Polri," ucapnya.
Selaian itu, itu massa BEM UI juga menyoroti kasus-kasus yang melibatkan institusi kepolisian dan belum kunjung selesai hingga saat ini.
Aksi ini tidak berlangsung lama, hingga pukul denga 16.55, puluhan mahasiswa UI selesai melakukan aksi. Namun, masih berkumpul di depan kantor gedung ASEAN.





