JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax mengaku belum tertarik kembali menggunakan Pertamax Turbo meski PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM tersebut mulai Rabu (1/7/2026).
Mereka menilai harga Pertamax Turbo yang kini dibanderol Rp 19.300 per liter masih terlalu tinggi dibandingkan Pertamax yang dijual Rp 16.250 per liter.
Joko (42), salah satu pengendara motor gede (moge), mengatakan dirinya terpaksa beralih ke Pertamax setelah harga Pertamax Turbo terus mengalami kenaikan.
"Dulu saya pakai Pertamax Turbo, terus harganya naik, akhirnya saya beralih ke Pertamax," kata Joko kepada Kompas.com saat ditemui di SPBU kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (1/7/2026).
Menurut Joko, penggunaan Pertamax Turbo sebenarnya lebih sesuai dengan spesifikasi kendaraan yang ia gunakan. Namun, tingginya harga membuat biaya operasional kendaraan menjadi lebih berat.
"Kalau dulu kan Pertamax Turbo harganya sama dengan harga Pertamax yang sekarang. Kalau sekarang ya jujur, enggak kuat," ujar dia.
Joko mengatakan, saat harga BBM masih relatif normal, pengeluaran untuk bahan bakar motornya sekitar Rp 250.000 per pekan.
"Sejak harga Pertamax Turbo naik, ya sekarang pengeluaran buat bensin jadi nambah. Harapannya kalau bisa harga disesuaikan lagi," tutur dia.
Baca juga: Harga Pertamax Turbo Turun, Pengguna: Jadi Bisa Isi Lebih Banyak
Ia membandingkan harga Pertamax Turbo saat masih berada di kisaran Rp 13.750 per liter pada 2025 dengan harga saat ini yang masih mencapai Rp 19.300 per liter.
"Kalau sekarang turun jadi Rp 19.300, sementara Pertamax masih Rp 16.250, jadi masih timpang jauh," keluh Joko.
Hal senada disampaikan Fadil (24), pengendara moge lainnya. Ia mengaku langsung beralih ke Pertamax setelah harga Pertamax Turbo mengalami kenaikan.
Fadil mengaku telah mengetahui adanya penurunan harga Pertamax Turbo yang berlaku mulai hari ini. Namun, bagi dirinya yang baru sekitar satu tahun bekerja di sebuah perusahaan di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, harga tersebut masih tergolong tinggi.
"Kalau dibandingkan dengan Pertamax, bagi saya masih jauh. Makanya saya tetap beralih ke Pertamax biasa," ujar Fadil.
Menurut dia, penurunan harga Pertamax Turbo memang memberikan sedikit keringanan. Namun, selisih harga yang masih mencapai Rp 3.050 per liter membuat Pertamax tetap menjadi pilihan yang lebih realistis.
Baca juga: Daftar Harga BBM Jabodetabek 1 Juli 2026, Pertamax Masih Rp 16.250
Untuk diketahui, PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi yang berlaku mulai Rabu (1/7/2026).





