Sudah sepekan kasus kematian Ruly Yunis Setiawati (50) belum terungkap sejak jasadnya ditemukan pada Rabu (25/6). Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan itu ditemukan tewas dalam mobil dinas pelat merah bernomor polisi M 1090 GP di parkiran Bandara Juanda, Sidoarjo.
Keluarga korban berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku.
"Ya, seharusnya Polresta Sidoarjo itu yang menggunakan sumber daya dan jaringannya, satu. Dan, harusnya Polda juga turut membantu. Paling tidak Polresta yang meminta bantuan dari Polda Jatim untuk berkoordinasi dengan polda di tempat yang dicurigai tempat larinya atau persembunyian terduga pelaku itu," kata kuasa hukum korban, Risang Bima Wijaya kepada kumparan, Rabu (1/7).
Risang menyebut bahwa pihak kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku serta petunjuk lainnya.
"Kan pasti sudah diketahui itu, kampung halamannya terduga pelaku itu di mana, tempat kerjanya di mana, tempat tinggalnya saat ini dan sebelumnya di mana, keluarganya di mana, pasti tahu," ucapnya.
"Jadi dengan sumber daya yang ada, milik dari kepolisian ini, saya kira harusnya itu bisa cepat terungkap. Di mana persembunyiannya itu pasti cepat terungkap, fotonya sudah tersebar," lanjutnya.
Ia meminta Polda Jawa Timur juga turut membantu dalam pengungkapan kasus kematian Ruly ini.
"Enggak mungkin itu, polisi itu punya sumber daya di seluruh Indonesia, punya jaringan di seluruh Indonesia. Identitas pelaku sudah diketahui, pasti tahu juga itu tempat kerjanya saat ini dan sebelumnya, tempat tinggal saat ini dan sebelumnya, keluarganya di mana saja, pasti tahu," kata dia.
"Jadi, ya harusnya didatangi, dicari dulu ke keluarga terdekatnya terduga pelaku ini, karena polisi saya yakin sudah punya alamatnya," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugiantoro mengatakan kabar pelaku telah diamankan oleh kepolisian itu tidak benar atau hoaks.
"Info pelaku yang isunya telah tertangkap oleh kepolisian itu hoaks," kata Masyita Dian Sugiantoro, Selasa (30/6).
Pihak kepolisian sedikit mengalami kesulitan mencari keberadaan pria misterius yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan itu.
Menurut Iptu Masyita Dian Sugiantoro, kesulitan yang dialami kepolisian dalam penyelidikan dan mencari jejak keberadaan pria misterius itu lantaran foto terduga pelaku tersebar di berbagai platform media sosial.
"Wong wajahnya aja malah di-share gitu, makin angel (sulit)," ucapnya.
Jasad Ruly pertama kali ditemukan oleh pengemudi ojek online (ojol). Mereka curiga setelah melihat cairan yang menetes dari dalam mobil.
Setelah diperiksa, mereka menemukan jasad wanita di kursi depan kendaraan tersebut.





