Beredar CCTV Taufik Sempat Check-In saat Menyekap YTR

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jejak kejahatan tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan, Taufik Hidayat, perlahan makin terungkap ke publik. Baru-baru ini, beredar rekaman CCTV yang menunjukkan gerak-gerik Taufik di sebuah penginapan di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada 4 Maret 2026. Waktu tersebut bertepatan dengan masa ketika korban YTR tengah disekap oleh tersangka.

Dalam rekaman kamera pengawas tersebut, Taufik terlihat datang ke penginapan dengan membawa seorang perempuan berbaju merah. Tersangka kemudian mendaftarkan diri di meja resepsionis sebelum menuju kamar. Penjaga penginapan, Alam, mengungkapkan bahwa Taufik menggunakan kartu identitas (KTP) palsu dengan nama perempuan saat menyewa kamar tersebut.

Tak berselang lama setelah masuk, Taufik terlihat mondar-mandir dan akhirnya keluar dari kamar membawa helm, lalu bergegas meninggalkan lokasi. Kepanikan pun pecah sesaat setelah tersangka kabur.
 

Baca Juga :

Mengungkap Fakta Penyekapan dan Penganiayaan YTR

"Tiba-tiba langsung pergi saja gitu. (Daftar) pakai KTP palsu, pakai nama orang lain (perempuan). Kemarin setelah kasus penyekapan viral, kami penasaran lalu membuka lagi CCTV untuk meyakinkan, ternyata memang pelaku pernah ke sini," ungkap Alam dikutip dari Primetime News, Metro TV, Rabu 1 Juli 2026.

Setelah dicek ke dalam kamar, penjaga penginapan mendapati perempuan yang datang bersama Taufik dalam kondisi panik lantaran ponsel miliknya telah dibawa kabur oleh tersangka.

Polisi Temukan Enam TKP

Sementara itu, proses penyidikan kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap YTR terus didalami oleh pihak kepolisian. Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA PPO) Polda Jawa Barat berhasil menemukan dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) tambahan setelah mematangkan proses olah TKP lanjutan. Dengan penemuan ini, total lokasi kejahatan tersangka bertambah dari empat menjadi enam TKP.

Direktur PPA PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari, membenarkan temuan baru tersebut. Ia menyebutkan bahwa salah satu TKP baru berlokasi di wilayah Cisarua dan barang buktinya telah dikirimkan ke Jakarta guna penyidikan lebih lanjut.

"Dari dua TKP yang ditemukan, barang bukti sudah kita susulkan langsung ke Jakarta. Memang yang rilis kemarin benar ada empat, kemudian kita lakukan pemantapan olah TKP dan anggota menemukan TKP lain. (Lokasi) sama berupa indekos di daerah Cisarua, tapi detailnya tidak bisa kami informasikan," jelas Kombes Pol Rumi Untari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Negosiasi Berjalan, Amerika Serikat Bikin Minyak Iran Tak Laku di Pasar Dunia
• 6 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dorong Pendidikan, Pegadaian Kenalkan Investasi Emas Sejak Dini
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bengkel Resmi Fuso Service Center Sandai Perkuat Layanan Purna Jual di Kalimantan Barat
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Profil Andi Saputra, Satu-satunya Hakim yang Membela Nadiem Makarim, Minta Eks Menteri untuk Dibebaskan
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Dugaan Impor Sianida Jadi Sorotan, KPK dan BPKP Didesak Audit PT PPI?
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.