REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Nasional (BSN) menargetkan penguatan layanan syariah berbasis digital untuk menjawab kebutuhan nasabah sekaligus menangkap besarnya potensi pasar ekonomi syariah di Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari percepatan transformasi yang tengah dijalankan perseroan.
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor mengatakan transformasi digital menjadi strategi utama bank dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Upaya itu juga diharapkan memperkuat peran BSN dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah nasional.
Baca Juga
Halal Bukan Sekadar Label, Ini Pesan Penting Ketua LPS
Kesadaran Pengguna Jadi Kunci Perlindungan Aset Kripto
Wamenhaj Apresiasi Gelaran ASR 2026, Berharap Republika Konsisten Dorong Ekosistem Eksyar
"Makanya kami siap untuk bagaimana mengakselerasi transformasi ke arah sebagaimana kita menjadi digital, kemudian untuk memenuhi kebutuhan daripada layanan nasabah," kata Alex, usai menerima penghargaan di acara Anugerah Syariah Republika (ASR) 2026, di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Menurut Alex, peluang pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat besar. Kondisi tersebut mendorong Bank Syariah Nasional untuk terus memperkuat transformasi agar mampu menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ia menilai pengembangan layanan digital menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan syariah. Transformasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing perbankan syariah di tengah perubahan kebutuhan nasabah.