PT Pupuk Indonesia Menjamin Stok Pupuk Bersubsidi di Jawa Timur Aman untuk Dukung Swasembada Pangan

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk mendukung produktivitas pertanian dan percepatan target swasembada pangan nasional.

CEO Regional 3 PT Pupuk Indonesia Eko Suroso menyampaikan Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah prioritas karena merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Timur yang juga menjadi penyumbang utama produksi pangan nasional.

Ia mengungkapkan, "Lamongan merupakan salah satu kabupaten yang menjadi prioritas kami di Jawa Timur. Kami menjamin kebutuhan pupuk di Lamongan maupun Jawa Timur aman."

Pengisian Buffer Stock dan Penyaluran Pupuk

PT Pupuk Indonesia telah memulai pengisian stok cadangan (buffer stock) sebagai persiapan menghadapi musim tanam berikutnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi pupuk bersubsidi kepada petani.

Eko Suroso menjelaskan alokasi pupuk bersubsidi untuk Jawa Timur mencapai sekitar 2 juta ton.

Ia menambahkan alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Lamongan untuk sektor pertanian dan perikanan pada tahun 2026 mencapai 195.725 ton.

Hingga awal Juli 2026, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi secara keseluruhan telah mencapai sekitar 56 persen.

PT Pupuk Indonesia terus memantau dan mengoptimalkan penyerapan pupuk sesuai kebutuhan petani.

Selain menjaga ketersediaan stok, PT Pupuk Indonesia juga berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan para pemangku kepentingan lainnya untuk menyederhanakan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi.

Ia mengungkapkan, "Komunikasi terus kami lakukan dengan seluruh pemangku kepentingan agar petani semakin mudah mendapatkan pupuk, namun tetap memenuhi seluruh ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan dari sisi pengawasan."

Produksi Padi Lamongan Terus Meningkat

Eko Suroso berharap kepastian pasokan pupuk dan kemudahan akses dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Lamongan sehingga mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Lamongan merupakan salah satu sentra produksi padi di Jawa Timur.

Pada 2025, luas panen padi di Kabupaten Lamongan mencapai 153,38 ribu hektare.

Produksi padi pada tahun yang sama mencapai sekitar 1,09 juta ton gabah kering panen (GKP).

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 522,52 ribu ton beras untuk konsumsi.

Produksi padi tersebut meningkat sekitar 16,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan produksi tersebut menunjukkan ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan mencatat pada periode awal tahun 2026 luas panen musim tanam pertama telah mencapai 36.818 hektare.

Pemerintah Kabupaten Lamongan menargetkan luas tambah tanam (LTT) padi mencapai 233 ribu hektare pada tahun 2026 sebagai upaya mempertahankan posisi daerah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesan Menyentuh Virgil van Dijk usai Ronald Koeman Mundur dari Timnas Belanda
• 20 menit laluviva.co.id
thumb
Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Ini Jadwal Sidang Perdananya
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Ungkap Isi Surat Wasiat, Keluarga: Dokter Icha Memaafkan, Tapi Proses Hukum Berjalan | SAPA MALAM
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Hari Pertama Komisi 8%, Pengemudi Gojek dan Grab Rasakan Dampak Berbeda
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
TPA Jatiwaringin Kebakaran, Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.